Jumat, 5 Juni 2026

Reses Dewan Imam Syafi'i Fokus Pendidikan Anak Tidak Mampu

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Kamis, 26 Januari 2023 | 12:17 WIB
Imam Syafi'i, Anggota komisi A DPRD Surabaya dari partai NasDem saat reses jaring aspirasi kepada warga Dupak Bangunrejo, Rabu 25 Januari 2023.
Imam Syafi'i, Anggota komisi A DPRD Surabaya dari partai NasDem saat reses jaring aspirasi kepada warga Dupak Bangunrejo, Rabu 25 Januari 2023.

Surabaya NAWACITAPOST - Masalah pendidikan menjadi fokus utama reses jaring aspirasi Imam Syafi'i, anggota Komisi A DPRD Surabaya kepada Guru dan Wali murid Lembaga Pendidikan Ma'arif NU, Jl. Dupak Bangunsari no. 32, Krembangan Surabaya, Rabu 25 Januari 2023.

Diketahui, agenda DPRD kota Surabaya Januari ini masuk dalam masa reses sidang ke IV persidangan ke 2 tahun anggaran 2023.

Kepada yang hadir, Legislator Partai NasDem ini menyampaikan pentingnya pendidikan di sekolah, khususnya bagi anak-anak masyarakat ekonomi bawah.

Meski Pemerintah sudah banyak mengintervensi masalah pendidikan, namun beberapa kebijakan justru tidak berpihak kepada mereka.

"Seperti aturan zonasi untuk sekolah negeri. Untuk mereka yang berkecukupan mungkin bukan masalah besar, tapi bagi ekonomi bawah, bisa jadi aturan ini dianggap menghambat pendidikan mereka. Karena, belum meratanya sekolah negeri di Surabaya," Ungkap Imam.

"Maka itu, saya bersyukur ada sekolah-sekolah (Yayasan Pendidikan Ma'arif NU, red) model seperti ini, gurunya ngajarnya ikhlas, meski saya lihat juga gaji bulanannya tidak banyak, tapi mereka telaten Kemudian untuk menjaga standar agar sekolah ini tetap akreditasi," pujinya.

Dengan begitu, menurut Imam, anak-anak miskin punya kesempatan lebih besar mendapatkan pendidikan murah tapi berkualitas. Sehingga untuk melangkah ke jenjang berikutnya mereka lebih mudah, karena sudah mendapat pendidikan yang berkualitas.

"Insya Allah nanti mereka (para siswa, red) akan bisa masuk perguruan tinggi perguruan tinggi yang bagus, cita-citanya juga tercapai dan menjadi kebanggaan orang tua. Yang utama, mereka juga bisa memutus rantai kemiskinan," tutur Imam.

Pada kesempatan itu, Imam juga berjanji tetap konsisten berpihak kepada rakyat. "Kebetulan, di wilayah ini banyak pemilih saya. Ketika bapak ibu kemarin memilih saya, berarti saya harus siap untuk menangkap sekaligus mengupayakan realisasikan aspirasi panjenengan," katanya.

Imam, yang juga wakil ketua organisasi GRANAT ini juga menerangkan bahwa saat ini Masyarakat masih minim akses kepada kekuasaan, untuk itu dirinya siap menjadi Abdi masyarakat dalam hal mengakses program-program pemerintah. "Itu menjadi salah satu indikator kinerja saya, yakni apakah Imam sudah melakukan atau menjalankan tugas sebagai Abdi masyarakat," katanya.

Kemarin, cerita Imam, di tahun ajaran baru ada seorang putri dari ibu setengah tua, single parent yang pekerjaannya sebagai penjahit atau permak pakaian.

"Si anak tidak bisa masuk ke sekolah negeri karena secara zonasi, rumahnya jauh dari sekolah. Dari informasi ketua RT, Alhamdulillah saya bisa membantu karena Kebetulan saya tahu di dekat rumah si anak, ada sekolahan yang bagus dan murah harganya," ungkap Imam.

"Saya daftarkan di situ, ndak perlu mikir biaya dan alhamdulillah lagi Kemarin saya dapat informasi, yang bersangkutan rangking 1 di sekolahnya," tuturnya bangga.

Hal ini, menurut Imam menunjukkan bahwa anak-anak masyarakat bawah juga bisa berprestasi, tinggal bagaimana upaya memfasilitasinya.

Di temui usai acara reses, Pembina Yayasan Pendidikan Ma'arif NU Dupak Bangunrejo, Doktor Sunarto mengaku, setelah mengikuti jaring aspirasi dewan, ia menjadi mengerti problematika yang dialami oleh masyarakat.

Dewan sebagai Perwakilan Rakyat memiliki fungsi yang sangat penting dalam menyelesaikan persoalan-persoalan di masyarakat, khususnya untuk warga miskin.

"Masalah warga tidak bisa diselesaikan hanya dengan duduk di kursi, tapi harus turun kebawah," katanya.

Menurutnya, sebagai anggota Dewan, Imam Syafi'i merupakan sosok yang konsisten memperjuangkan hak-hak masyarakat. "Saya sering mendengar kiprah beliau, seperti membantu warga yang tak tersentuh PLN, juga dalam hal memperjuangkan sekolah anak-anak yang tidak mampu. Beliau betul-betul sosok Dewan yang amanah," terang Sunarto.

Kepada Imam Syafi'i dirinya berpesan agar selalu konsisten dan istiqomah dalam memperjuangkan aspirasi dari masyarakat. "Untuk masyarakat, kami juga mengajak agar mendukung anggota Dewan yang amanah seperti pak Imam Syafi'i," tutupnya. (BNW)

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini