Usai agenda resesnya, Tubagus bersama ketua RT setempat langsung meninjau lokasi agen mihol yang dikeluhkan warga. Di sana, ia mendapat informasi bahwa sebenarnya sudah ada kesepakatan antara warga dan pemilik toko mihol untuk memindahkan lokasi penjualan, namun kesepakatan tersebut belum ditepati.
"Sebenarnya sudah ada pertemuan antara warga dan pemilik toko Mihol, dan kesepakatannya adalah pemilik toko memindahkan jualannya jauh dari area masjid," ungkap Tubagus. "Tapi sampai hari ini, mereka tetap bandel dan masih berjualan, bahkan hingga saat Magrib kalau ada lembur," ujarnya.
Baca Juga: Hj. Luthfiyah: Anggaran Pendidikan APBD Bisa Ditambah untuk Cerdaskan Bangsa
Tubagus berkomitmen untuk mengawal persoalan ini bersama Komisi A DPRD Surabaya. "Akan kita komunikasikan dengan dinas terkait agar bisa dievaluasi perizinannya melalui Kementerian Perdagangan," pungkas Tubagus. ***
Artikel Terkait
DPRD Surabaya Muhaimin Pastikan Kawal Aspirasi Warga Sidosermo
Reses Hj. Luthfiyah, Keluhan Infrastruktur Warga Bulak Banteng Jadi Sorotan Utama
Yona Bagus Widyatmoko Serap Aspirasi Warga Pakal: Masalah Banjir dan Infrastruktur Mendominasi
Reses Tubagus di Pagesangan, Warga Desak Solusi untuk Banjir
Reses Muhaimin, Warga Sidosermo Harapkan Perluasan Area Makam Adat