NAWACITAPOST.COM – Hampir 40 hari berlalu sejak dilantiknya anggota DPRD Surabaya yang baru, namun alat kelengkapan dewan (AKD) masih belum terbentuk, mengakibatkan tertundanya sejumlah agenda dan kinerja legislatif.
Pimpinan sementara DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, menjelaskan bahwa situasi ini terjadi karena pimpinan definitif belum ditetapkan, terutama terkait calon ketua DPRD dari PDI Perjuangan yang hingga saat ini belum diumumkan.
Bahtiyar mengungkapkan bahwa AKD hanya bisa dibentuk setelah pimpinan definitif ditetapkan, dan sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai siapa yang akan memegang posisi ketua DPRD Surabaya dari PDI Perjuangan.
Baca Juga: Kontroversial, Mantan Napi Korupsi Musyafak Rouf Diangkat Ketua DPRD Jatim
“Kalau AKD kita belum bisa menyusun, karena bagaimanapun itu yang membentuk adalah pimpinan definitif. Sampai dengan saat ini 30 September, masih 3 pimpinan DPRD, dan PDIP belum menyerahkan siapa nama calon ketua DPRD-nya,” ujar Bahtiyar, Senin (30/9).
Koordinasi Intensif untuk Percepatan
Bahtiyar menambahkan bahwa jika PDI Perjuangan belum menyerahkan nama calon ketua DPRD dalam waktu dekat, ia berencana untuk melakukan koordinasi lebih intensif dengan Adi Sutarwijono, Ketua Sementara DPRD, guna mempercepat pembentukan AKD agar roda pemerintahan dapat berjalan.
"Kita melihat beberapa hari ke depan, apabila nantinya PDIP belum mengeluarkan suatu keputusan pimpinan dewan, tentunya kami akan koordinasi lebih intens dengan pak ketua sementara DPRD (Adi Sutarwijono) terkait percepatan, agar roda pemerintahan khususnya di DPRD bisa berjalan," tuturnya.
Baca Juga: Mantan 'Terpidana Korupsi' segera Pimpin DPRD Jatim. MAKI: JANC...!
Harapan dari Fraksi PKS
Senada dengan itu, Ketua Fraksi PKS Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, juga berharap agar AKD segera dibentuk sehingga DPRD dapat segera menjalankan tugas-tugasnya.
Menurutnya, hingga saat ini belum ada informasi terkait siapa yang diusulkan menjadi ketua DPRD dari PDI Perjuangan, meskipun partai-partai lain seperti Gerindra, PKB, dan Golkar telah mengajukan usulan kadernya untuk posisi pimpinan.
“Sampai hari ini 30 September, belum kami ketahui yang menjadi pimpinan DPRD dari Fraksi PDIP-PAN, itu belum mengirimkan usulan terkait dengan Ketua DPRD kota Surabaya yang menjadi haknya dari PDIP,” ungkap Cahyo.
Baca Juga: PJs Wali Kota Surabaya Minta Evaluasi RPH Pasca Video Viral
Artikel Terkait
Rayakan HUT ke-23, Demokrat Surabaya Siap All Out Dukung Khofifah-Emil dan Eri-Armuji
Paslon Cawabup 2 Abdul Ghoni Cawabup, Sambut Pilkada 2024 Dengan Semangat Dan Kebersamaan
Armuji Kampanye Maraton, Warga Kenang Sosok Risma
Risma Siapkan Program SMA/SMK dan Sekolah Agama Gratis!
Aliansi Relawan Surabaya: Memilih Kotak Kosong Penting untuk Menjaga Marwah Demokrasi
Eri Cahyadi - Armuji: Komitmen pada Penguatan Ekonomi Rakyat di Surabaya