Minggu, 19 Juli 2026

Aliran Sungai Tercemar Limbah Kotoran Sapi, Warga Lima Desa di Wonosalam -Jombang Mengeluh

Photo Author
Teguh Nawacita, Nawacita Post
- Kamis, 22 Agustus 2024 | 19:53 WIB
Dua warga saat menunjukan aliran sungai yang tercemar limbah kotoran sapi (foto istimewa)
Dua warga saat menunjukan aliran sungai yang tercemar limbah kotoran sapi (foto istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Warga yang berada di lima desa Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, keluhkan bau menyengat dan keruhnya air sungai yang diduga disebabkan aktifitas pembuangan limbah kotoran hewan ternak ke sungai.

Hal itu diungkapkan Suyono (55) warga Desa Wonokerto, Kecamatan Wonosalam. Dihadapan wartawan Suyono mengaku adanya bau menyegat terjadi sejak tiga tahun silam.

“Dampaknya ke masyarakat langsung, sudah lama 3 tahun lalu,” ujarnya, Kamis (22/8/2024).

Baca Juga: PT BMIS Diduga Lakukan Penambangan Ilegal di Sungai Bogali, Masyarakat dan Aparat Desa Angkat Bicara

“Yang terdampak adalah Desa Panglungan, Carangwulung, Jarak, Wonomerto dan Galengdowo, ini yang paling berdampak sungainya dialiri limbah kotoran sapi perah,” sambung dia.

Dia mengatakan, air sungai di beberapa desa yang ada di Kecamatan Wonosalam sudah tidak jernih lagi, sudah tidak bisa untuk cuci pakaian apa lagi dikonsumsi.

“Yang terdampak adalah masyarakat yang konsumsi air, bahkan sering berwarna hijau keruh bahkan untuk cuci pakaian saja tidak bisa apalagi dikonsumsi,” katanya.

Baca Juga: Terungkap Diduga Tak Miliki Izin Pengelolaan Limbah, Pimpinan DPRD Rohul Minta Tutup PMKS PT KCN

Protes warga bukan berarti tidak pernah dilakukan, bahkan pihaknya sudah memberikan tawaran solusi atas hal itu, namun hingga kini belum juga ada solusi.

“Sudah ada protes, kami mengeluh tapi tidak ada realisasi, padahal kami sampaikan solusi berupa bak penampung atau diolah menjadi pupuk,” jelasnya.

Suyono tidak bisa menyalahkan para peternak lantaran itu merupakan usaha mereka dalam meraih rupiah. Namun ia menginginkan dinas terkait tidak tutup mata atas hal ini.

Baca Juga: Terkait Dugaan Pencemaran Limbah PMKS, Pimpinan DPRD Rohul Minta Pemerintah Selamatkan Sungai Sumber Kehidupan Masyarakat

“Rata-rata dari usaha warga, warga ini butuh bimbingan dari dinas terkait, kita tidak bisa menyalahkan peternak,” tegasnya.

“Seharusnya dinas terkait memberi wawasan atau solusi sehingga limbah tidak dialirkan ke sungai,” tutupnya.

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini