Masalah ini disinyalir akan semakin runcing karena NU akan menentukan sikap atas kebijakan Eri. NU telah memiliki banyak catatan atas kepemimpinan Eri selama memimpin Kota Pahlawan.
Perselisihan Eri dan NU memuncak ketika Wali Kota memilih menghadiri acara LAZISMU Muhammadiyah dibanding acara Halal Bihalal PCNU Surabaya. NU merasa diabaikan karena undangan resmi yang mereka kirimkan tidak direspon. ***
Artikel Terkait
Pengamat: Bayu Airlangga Calon Kuat Parpol KIM untuk Pilwali Surabaya 2024
Ramai jelang Pilkada Surabaya, Cak Ji Fokus Layani Warga
Pemkot Surabaya dan BPOM Sinergi Pastikan Keamanan Pangan di SDN Mojo VI
Surabaya Gelar Kejurda Tarung Bebas untuk Sambut HJKS ke-731
Wawali Surabaya: Teknologi Adalah Kunci Menuju Indonesia Emas
DPRD Surabaya: Penyelesaian Konflik PSU Darmo Hill Butuh Kesepakatan Warga
Eri Cahyadi dan Armuji 'Melamar' diusung PAN Surabaya