Gus Toha mengungkapkan bahwa setiap acara besar PCNU selalu mengundang semua pejabat publik di Kota Surabaya, termasuk Walikota.
Baca Juga: Lita Machfud Arifin Resmi Pimpin DPD Partai NasDem Surabaya
Namun, hanya Walikota yang tidak pernah hadir. "Selama setahun ini, setiap kegiatan besar selalu mengundang Forkopimda. Semua yang diundang hadir, tapi Walikota tidak pernah terlihat hadir. Saya tidak tahu alasan Walikota tidak hadir, yang jelas di acara besar NU Walikota tidak hadir," ujarnya.
Contohnya, dalam acara Halal Bihalal, pelantikan PCNU, Raker, dan Konfercab di Situbondo, Walikota tidak hadir meskipun sudah berjanji akan datang.
"Kepada ketua panitia Konfercab, Walikota mengatakan mau hadir, dan kita tunggu tapi sampai acara berakhir Walikota juga tidak hadir," tukas Masduki Toha.
Baca Juga: Pengamat: Bayu Airlangga Calon Kuat Parpol KIM untuk Pilwali Surabaya 2024
Sementara itu, Walikota Eri tidak bisa di klarifikasi lewat Whatsapp bisnisnya (0813-3110-3979), sesuai informasi, beliau ganti nomer lagi.
Yang pasti, situasi ini menyisakan tanda tanya besar di kalangan warga Nahdliyin yang berharap hubungan antara pemimpin kota mereka dengan organisasi masyarakat terbesar di Indonesia bisa harmonis kembali.
Diketahui, Eri Cahyadi tercatat sebagai pengurus NU Surabaya, namun ia jarang sekali mendatangi acara-acara yang dilaksanakan Nahdlatul Ulama.
Baca Juga: DPRD Surabaya: Penyelesaian Konflik PSU Darmo Hill Butuh Kesepakatan Warga
Selama menjabat sebagai salah satu pengurus NU Surabaya, tercatat Eri Cahyadi menghadiri acara resmi hanya dua kali.
Acara tersebut berkaitan dengan Hari Santri yang difokuskan di Kota Surabaya. Event ini dihadiri Presiden RI, Joko widodo atau Jokowi. Kemudian acara kedua adalah diskusi kebangsaan atau Sarasehan Sejarah yang dilaksanakan di Hotel Majapahit, Surabaya.
"Kurang lebih ada dua kali acara yang dihadiri Pak Wali (Wali Kota Surabaya) selama menjadi pengurus PCNU," kata Moch. Syafiudin, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Surabaya Periode 2023-2024, di salah satu media.
Baca Juga: Wawali Surabaya: Teknologi Adalah Kunci Menuju Indonesia Emas
Setelah itu, Eri tidak pernah menghadiri acara-acara PCNU Surabaya. Padahal, banyak acara NU yang mengundang Wali Kota secara resmi melalui surat dan pemberitahuan melalui telepon. Sayangnya, undangan tersebut tidak ditanggapi.
Artikel Terkait
Pengamat: Bayu Airlangga Calon Kuat Parpol KIM untuk Pilwali Surabaya 2024
Ramai jelang Pilkada Surabaya, Cak Ji Fokus Layani Warga
Pemkot Surabaya dan BPOM Sinergi Pastikan Keamanan Pangan di SDN Mojo VI
Surabaya Gelar Kejurda Tarung Bebas untuk Sambut HJKS ke-731
Wawali Surabaya: Teknologi Adalah Kunci Menuju Indonesia Emas
DPRD Surabaya: Penyelesaian Konflik PSU Darmo Hill Butuh Kesepakatan Warga
Eri Cahyadi dan Armuji 'Melamar' diusung PAN Surabaya