Kamis, 4 Juni 2026

Cerita Leader Smart Wallet Jombang, Awalnya Tergiur Keuntungan Besar

Photo Author
Teguh Nawacita, Nawacita Post
- Jumat, 19 April 2024 | 12:25 WIB
Memakai baju batik Ahmad Tohari Leader Smart Wallet Jombang saat di wawancarai awak media
Memakai baju batik Ahmad Tohari Leader Smart Wallet Jombang saat di wawancarai awak media

NAWACITAPOST.COM - Leader aplikasi smart wallet Jombang Ahmad Tohari menanggapi pernyataan member yang merasa ditipu dan masih beranggapan OJK tidak memblokir melainkan hanya membekukan.

Kendati demikian, pria yang menjabat sebagai legislator Jombang itu membantah bahwa dirinya bukanlah direktur di smart wallet melainkan pemimpin dengan status VIP 4.

“Dalam aplikasi smart wallet ini sebenarnya tidak diketahui kata-kata direktur, itu tidak ada. Yang sebenarnya sebenarnya leader smart wallet yang statusnya VIP 4,” kata Tohari dalam wawancara awak media, Kamis (4/4/2024) lalu.

Baca Juga: Satgas PASTI Stop BBH Indonesia dan Smart Wallet yang Terindikasi Penipuan


Tohari menyebut, sistem pemasaran atau mengajak member aplikasi trading smart wallet ini melalui undangan yang dikirimkan di aplikasi whatsapp (WA) bukan secara langsung atau melalui tatap muka.

“Pemasarannya bukan lewat tatap muka tapi lewat undangan by kode undangan atau kode undangan sehingga saya pada bulan Maret Tahun 2023 saya mendapat kenalan lewat seorang teman Bu Tiara yang selanjutnya dia menjadi mentor kami di Kabupaten Jombang,” sebutnya.

Dia membeberkan, kebetulan di Jombang aplikasi smart wallet memakai kodenya Bu Tiara. Tohari meyakini jika smart wallet ini merupakan peluang menjanjikan sehingga ia mengajak temannya bernama Mutakim salah satu Kepala Dusun di Jombang.

Baca Juga: Anggota Smart Wallet Jombang Jalin Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama

“Terkait teman-teman yang niatnya minta ganti rugi sebenarnya kami posisi sama, kami sebagai leader yang mengajak teman salah satunya Pak Mutakim ini bahwa bisnis smart wallet ini sangat menjanjikan,” beber pria ketua Parpol milik Harry Tanoe ini.

Dia mengaku, smart wallet berkembang di Jombang berdasarkan cerita keberhasilan antara anggota satu dan lainnya. Artinya, cerita keberhasilan itulah yang menjadikan orang tergiur untuk mendaftar menjadi anggota aplikasi ini.

“Karena merasa berhasil cerita saya, begitupun beliau (Pak Mutakim) karena merasa berhasil akhirnya cerita juga,” katanya.

Baca Juga: Merasa Tertipu, Member Aplikasi Smart Walet Jombang Akan Laporkan Vendor ke Pihak Berwajib


“Kita setiap hari memperoleh keuntungan 2%, bayangin saja, dimana pekerjaan bisnis apa didunia ini yang bisa memberi keuntungan 2% dan terbukti diwithdraw (penarikan) karena saya ikut lama, sejak bulan Maret saya sendirian. Saya baru ngajak orang baru bulan September,” sambungnya.

Dia mengaku, smart wallet berkembang di Jombang berdasarkan cerita keberhasilan antara anggota satu dan lainnya. Artinya, cerita keberhasilan itulah yang menjadikan orang tergiur untuk mendaftar menjadi anggota aplikasi ini.

Halaman:

Editor: Tiarsin Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini