"Semoga ini menjadi motivasi bagi seluruh pegawai Pemkot Surabaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ungkap Arif Fathoni.
Baca Juga: BLT Permakanan Surabaya 2024, Anggaran APBD Sasar 8.310 Penerima
Ia juga menyoroti perbedaan pendekatan di masa kepemimpinan Wali Kota Eri, yang lebih menekankan sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menangani berbagai permasalahan kota.
"Kita melihat ada perbedaan dalam pendekatan. Kini, penanganan berbagai persoalan kota dilakukan secara menyeluruh dan melibatkan sinergitas antar OPD, sehingga ego sektoral OPD dapat diatasi," tambahnya, memberikan contoh penanganan stunting yang dilakukan dari hulu hingga hilir di bawah kepemimpinan Wali Kota Eri.
Peningkatan IPM yang signifikan ini diharapkan dapat terus memberikan dampak positif bagi kualitas hidup masyarakat Surabaya.
(BNW)
Artikel Terkait
Jatah Permakanan Distop, Dewan: Lansia Miskin Surabaya Terpaksa 'Poso Beduk'
50 SMP Sidoarjo Menuju Sekolah Toleransi
Komisi B DPRD Surabaya Dorong Peningkatan PAD di Tahun 2024
Perdana! Pemkot Surabaya Salurkan BLT Permakanan Rp200 Ribu di Pabean Cantian
Dinsos Surabaya Jemput Bola Salurkan BLT Permakanan untuk KPM yang Sakit
BLT Permakanan Surabaya 2024, Anggaran APBD Sasar 8.310 Penerima
Masuk Romokalisari Adventure Land dan KRM dikenai Restribusi, Catat besarannya!
Minat Aktivasi IKD di Surabaya masih Rendah, Dispendukcapil Minta Institusi Aktif Gunakan KTP Digital
Sertifikat Halal IKM Meningkat Tajam, Gubernur Khofifah: Jatim dapat menjadi pusat industri halal di Indonesia