NAWACITAPOST.COM - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus memimpin inisiatif percepatan pengembangan industri halal di wilayahnya.
Langkah ini melibatkan fasilitasi sertifikasi halal untuk industri skala kecil dan menengah (IKM), pengembangan infrastruktur halal, dan pelatihan untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam ranah halal.
Data terbaru dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) per 3 Januari 2024 mencatat terbitnya 252.490 sertifikat halal bagi pelaku usaha di Jawa Timur.
Baca Juga: KPU Jatim Ingatkan Calon Anggota DPD dan Parpol Pentingnya LADK dalam Pemilu
Lebih dari 98% dari sertifikat tersebut diperoleh oleh IKM. Jumlah ini mencatatkan peningkatan signifikan sebesar 38,14% sejak 21 Oktober 2023, mencapai 156.188 sertifikat halal.
Gubernur Khofifah menyambut baik hasil ini dan menyatakan keyakinannya bahwa dengan langkah-langkah yang diambil, Jawa Timur dapat menjadi pusat industri halal di Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa sertifikasi halal menjadi kunci penting bagi pelaku usaha untuk dapat memasuki pasar industri halal yang terus berkembang.
Baca Juga: Peta Persaingan Sengit di Pilgub Jatim 2024, Khofifah Unggul, Siapa Lawannya?
Dalam upayanya mendorong percepatan sertifikasi halal, Khofifah mengacu pada Program SEHATI (Sertifikasi Halal Gratis) BPJPH, yang diharapkan dapat dioptimalkan melalui kerjasama lintas sektor.
Menurutnya, jika proses sertifikasi halal dapat dioptimalkan, produk-produk halal dari Jawa Timur akan memberikan dukungan lebih signifikan terutama pada kebutuhan umat, termasuk pada saat musim haji dan Umrah saat Ramadan.
Gubernur Khofifah juga menekankan pentingnya Sumber Daya Manusia (SDM) halal yang kuat, termasuk auditor halal, penyelia halal, dan pendamping PPH.
Baca Juga: Gubernur Khofifah bersama Forkopimda Jatim Tinjau Pelayanan di Pelabuhan Tanjung Perak
Pemprov Jatim juga dikabarkan telah mengembangkan infrastruktur pendukung industri halal, seperti Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), dan Rumah Potong Hewan (RPH) dengan sertifikasi halal.
Dalam upayanya membangun industri halal yang kokoh, Gubernur Khofifah mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Jatim juga telah melibatkan sinergi dengan perguruan tinggi, ormas Islam, dan Dudika.
Artikel Terkait
Spiritualitas di Jalan Tol: Wapres dan Sekda Jatim Resmikan Masjid Arrahman, Desainnya Potensial Menarik Wisatawan
KPU Jatim Serius Persiapkan Logistik Pemilu 2024
Bimtek SEKBER Jatim digelar penuh semangat kemenangan Ganjar-Mahfud
'UPN Mengabdi', Pengmas Dosen FK UPN Veteran Jatim Fokus Deteksi Dini Anemia
MAKI Jatim Refleksi Pembangunan Tahun 2023 dan Red Notice: Antisipasi Korupsi di Tahun Anggaran Baru
Serunya Gubernur Khofifah dan Crew di WBL dan Jatim Park 3, Pastikan Nataru 2024 Aman dan Happy
Gubernur Khofifah bersama Forkopimda Jatim Tinjau Pelayanan di Pelabuhan Tanjung Perak
Wagub Emil dan Forkopimda Jatim Gelar Video Conference Pemantauan Pospam, Keamanan dan Keselamatan Masyarakat Jadi Fokus Utama
Peta Persaingan Sengit di Pilgub Jatim 2024, Khofifah Unggul, Siapa Lawannya?
KPU Jatim Ingatkan Calon Anggota DPD dan Parpol Pentingnya LADK dalam Pemilu