NAWACITAPOST.COM - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Forkopimda Jatim, yakni Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay, dan Pangkoarmada II Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan, bergabung dalam video conference di halaman Grand Inna Tunjungan Hotel, Surabaya.
Pertemuan virtual ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Rapat ini dilaksanakan dalam rangka pemantauan dan pengecekan titik-titik pos pengamanan di seluruh Jawa Timur. Mengingat, masyarakat merayakan akhir tahun 2023 dan menyambut tahun baru 2024. Emil menyatakan fokus utama pemerintah adalah keamanan dan keselamatan masyarakat.
Baca Juga: Gubernur Khofifah bersama Forkopimda Jatim Tinjau Pelayanan di Pelabuhan Tanjung Perak
"Pada intinya kita ingin menghindari kejadian yang mengancam keselamatan pengunjung. Baik itu wahana buatan maupun wahana alam. Jadi kalau ada kolam renang, harus ada lifeguard. Kalau ada wahana dengan tangga, tidak boleh overload," kata Emil, menekankan pentingnya keamanan di tempat-tempat wisata.
Menurut Emil, langkah-langkah ini telah didiskusikan dengan stakeholder dan pihak terkait, termasuk para bupati/walikota di masing-masing kabupaten/kota. Dia juga menyebut bahwa ada 14 rumah sakit provinsi yang disiagakan 24 jam ekstra untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.
Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto mengumumkan bahwa selama 8 hari pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2023, tidak ada kejadian menonjol atau meresahkan di Jawa Timur. Meskipun ada 60 titik keramaian dengan perkiraan 96.800 orang merayakan tahun baru, operasi ini berjalan dengan baik.
Baca Juga: Gubernur Khofifah bersama Forkopimda Jatim Tinjau Pelayanan di Pelabuhan Tanjung Perak
"Biasanya lewat pukul 12 malam, di wilayah Surabaya dan sekitar biasanya digunakan oleh masyarakat untuk balapan liar dengan knalpot yang bising. Maka dari Polda dan stakeholder terkait, sampai besok pagi diupayakan akan ada pengawasan sebagai pencegahan," kata Kapolda Jatim.
Dalam operasi ini, Kodam 5 Brawijaya turut serta dengan 1.188 personel untuk mendukung Operasi Lilin Semeru. Mereka berada di berbagai titik, siap on-call selama operasi berlangsung. (BNW)
Artikel Terkait
Gubernur Khofifah Salurkan Bansos dan Tali asih di Probolinggo
Festival Mangrove Ke-VI di Sumenep, Gubernur Khofifah Tanam 22.500 bibit mangrove
Masyarakat Sumenep Berbunga! Gubernur Khofifah Bansos dan Zakat Produktif
Di Pasar Krian Lama Sidoarjo, Gubernur Khofifah Pastikan Harga Stabil
Serunya Gubernur Khofifah dan Crew di WBL dan Jatim Park 3, Pastikan Nataru 2024 Aman dan Happy
Gubernur Khofifah bersama Forkopimda Jatim Tinjau Pelayanan di Pelabuhan Tanjung Perak