NAWACITAPOST.COM - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadirkan keceriaan dan harapan bagi warga Probolinggo melalui penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) dan tali asih. Acara berlangsung di Kantor Desa Kalibuntu, Probolinggo, pada Senin (25/5), dan menjadi titik ke-19 dari rangkaian penyaluran bansos yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Dalam suasana istimewa, Gubernur Khofifah tiba di Desa Kalibuntu dengan menggunakan becak hias yang dijemput oleh Kepala Desa Kalibuntu, Khairul Anam, dan warga desa yang menyambut dengan meriah.
Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh masyarakat Probolinggo. Ia menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan adalah ekspresi dari kepedulian Pemprov Jatim terhadap masyarakat rentan di berbagai daerah di Jatim.
Baca Juga: MAKI Jatim Refleksi Pembangunan Tahun 2023 dan Red Notice: Antisipasi Korupsi di Tahun Anggaran Baru
"Pemberian berbagai bantuan sosial oleh Pemprov Jatim ini menjadi suntikan semangat dan bantalan sosial kepada masyarakat yang rentan, salah satunya di daerah Probolinggo ini. Dan ini merupakan penyaluran bansos ke-19 dari Pemprov Jatim," ungkapnya.
Bantuan yang disalurkan mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) Plus, Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), bansos kemiskinan ekstrem, Kelompok Usaha Bersama (KUBE), dan Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE). Totalnya, 336 orang masyarakat Probolinggo menerima bantuan tersebut.
Gubernur Khofifah secara simbolis menyerahkan bantuan PKH Plus kepada 50 penerima manfaat lansia dan ASPD kepada 10 penyandang disabilitas berat. Di Kabupaten Probolinggo, jumlah penerima bantuan PKH Plus mencapai 3.883 PM lansia dan 224 PM penyandang disabilitas.
Baca Juga: KPU Jatim Serius Persiapkan Logistik Pemilu 2024
Selain itu, Gubernur Khofifah juga menyerahkan bansos kemiskinan ekstrem kepada 152 PM, serta bantuan KUBE dan WRSE kepada masyarakat yang membutuhkan.
Tidak hanya fokus pada masyarakat penerima bantuan, Gubernur Khofifah memberikan apresiasi kepada pilar sosial yang membantu menyukseskan program pemerintah, khususnya dalam bidang sosial. Para penerima tali asih meliputi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan SDM PKH Plus.
Dalam pendistribusian bansos, 30 petugas Jatim Social Care (JSC) Dinsos Jatim turut serta mendampingi untuk memastikan kelancaran proses distribusi.
Usai menyerahkan bantuan, Gubernur Khofifah mengajak masyarakat yang hadir untuk bersama-sama membaca selawat Burdah sambil membagikan paket sembako kepada ibu-ibu yang hadir.
Pada akhirnya, Gubernur Khofifah mengakhiri kegiatan dengan harapan dan doa agar pemilu berjalan aman. Ia juga mengajak semua warga untuk tetap menjaga persaudaraan dan kerukunan.
Artikel Terkait
BKKBN Jatim Ajak Insan Pers sosialisasi Percepatan Penurunan Stunting
Pemprov Jatim Refleksi Capaian Pendidikan Jatim di 2023: Tantangannya Menjelang 2024
Gubernur Khofifah Apresiasi Prestasi Insan Kepemudaan dan Olahraga Jatim, Luncurkan Masterplan Sirkuit Magetan
Petani Milenial Jatim Tertinggi di Indonesia, Gubernur Khofifah: Indikator Tingkat Inovasi dan Kreativitas di Sektor Pertanian
Spiritualitas di Jalan Tol: Wapres dan Sekda Jatim Resmikan Masjid Arrahman, Desainnya Potensial Menarik Wisatawan
KPU Jatim Serius Persiapkan Logistik Pemilu 2024
'UPN Mengabdi', Pengmas Dosen FK UPN Veteran Jatim Fokus Deteksi Dini Anemia
MAKI Jatim Refleksi Pembangunan Tahun 2023 dan Red Notice: Antisipasi Korupsi di Tahun Anggaran Baru