Minggu, 31 Mei 2026

Mulai 15 Januari, Pemkot Surabaya Layani Imunisasi Polio di seluruh Puskesmas

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Rabu, 10 Januari 2024 | 06:35 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina (Nawi)
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersiap melaksanakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio pada 15 Januari 2024 mendatang. Imunisasi ini bertujuan untuk melindungi perkembangan anak-anak di Kota Pahlawan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional Polio tahun 2024 akan dilakukan secara serentak di Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah sebanyak dua putaran.

“Sasaran imunisasi Polio adalah semua anak usia 0-7 tahun (7 tahun 11 bulan 29 hari), tanpa memandang status imunisasi sebelumnya,” kata Nanik pada Senin (8/1/2024).

Baca Juga: Sertifikat Halal IKM Meningkat Tajam, Gubernur Khofifah: Jatim dapat menjadi pusat industri halal di Indonesia

Nanik menjelaskan bahwa pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional didasarkan pada Surat Edaran Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: IM.02.03/Menkes/1051/2023 tentang Pelaksanaan Sub Pekan Imunisasi Nasional (Sub PIN) dalam Rangka Penanggulangan KLB Polio cVDPV2. Pelaksanaannya dilakukan dalam dua putaran, yaitu 15-21 Januari 2024 dan 19-25 Februari 2024.

Jika masih terdapat risiko penularan, dapat dilakukan putaran berikutnya atau mop-up di beberapa wilayah.

Imunisasi ini memberikan perlindungan tambahan pada sistem kekebalan tubuh dari penyakit Polio. Selain itu, dapat mengurangi risiko penularan, menurunkan tingkat penularan dari satu orang ke orang lain, serta mengurangi dampak berat atau komplikasi saat terserang virus Polio.

Baca Juga: Masuk Romokalisari Adventure Land dan KRM dikenai Restribusi, Catat besarannya!

Masyarakat dapat mengakses layanan Pekan Imunisasi Nasional di Puskesmas, Puskesmas Pembantu (Pustu), Pos Kesehatan Kelurahan (Poskeskel), Posyandu, Balai RT/RW, Pendopo Kelurahan, Tempat Penitipan Anak (TPA)/Day Care, Pondok Pesantren (Ponpes), Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), TK, dan SD/Sederajat.

“Pelaksanaan imunisasi ini merupakan program pemerintah yang tidak dipungut biaya atau gratis. Ini juga menjadi salah satu strategi Pemkot Surabaya dalam memfasilitasi masyarakat agar lebih mudah mengakses layanan imunisasi Polio hingga tingkat RW maupun di sekolah,” terangnya.

Bagi anak yang belum sekolah dapat mendatangi pos imunisasi tingkat RW di masing-masing wilayah, sedangkan anak yang sudah sekolah akan diimunisasi di masing-masing sekolah.

Baca Juga: BLT Permakanan Surabaya 2024, Anggaran APBD Sasar 8.310 Penerima

“Pelaksanaan di Kota Surabaya akan mengoptimalkan upaya kolaborasi pentahelix dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat,” pungkasnya.

(BNW)

Editor: Nawi.

Sumber: Pemkot Surabaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini