NAWACITAPOST.COM – Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FK UWKS) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 9 Agustus 2024 ini, dilaksanakan di Balai RW VIII Kelurahan Putat Jaya, Jl. Dukuh Kupang Barat 1 No. 11, Surabaya. Acara ini dihadiri oleh para ibu-ibu PKK RT 02 RW 08 Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan.
Dengan mengusung tema "Edukasi Swamedikasi Tentang Penggunaan Obat Secara Rasional", kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya dalam penggunaan obat yang baik dan benar.
Salah satu pembicara dalam acara ini, dr. Kartika Ishartadiati M.Ked, menyampaikan pentingnya penggunaan antibiotik secara bijak.
"Penyuluhan tentang bijak gunakan antibiotika sangat penting untuk mengurangi resistensi antibiotik dan mencegah penyebaran penyakit yang tidak dapat diobati. Masyarakat harus lebih bijak dalam menggunakan antibiotika dan memastikan bahwa antibiotik hanya digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh bakteri," ujar dr. Kartika.
Melalui materi yang disampaikan, dr. Kartika menekankan poin penting, yaitu Penggunaan Antibiotik Bijak.
Baca Juga: Pengmas FK UWKS: Edukasi Pencegahan Karies untuk Siswa SDN Putat Jaya I/377 Surabaya
Ia berharap bahwa edukasi ini dapat membantu masyarakat memahami dampak buruk dari penggunaan antibiotik yang tidak tepat sehingga masyarakat tidak mengkonsumsi sendiri antibiotik sembarangan tanpa resep dokter.
Selain itu, Apt. Lusiani Tjandra S.Si, M.Kes juga turut memberikan edukasi mengenai pengelolaan obat yang benar melalui materi berjudul "Cerdas Gunakan Obat". Materi ini menyoroti pentingnya DAGUSIBU yang merupakan singkatan dari Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang.
Lusiani menjelaskan bahwa masyarakat perlu mengetahui di mana tempat mendapatkan obat yang terjamin mutu dan kualitasnya seperti apotik, klinik atau rumah sakit serta mengetahui golongan obat apa yang boleh di beli tanpa resep.
"DAGUSIBU adalah panduan dasar yang harus diingat oleh setiap orang. Mendapatkan obat di tempat yang benar, menggunakannya sesuai petunjuk, menyimpannya dengan baik, dan membuangnya dengan cara yang tepat adalah langkah-langkah penting untuk mengetahui mengelola obat di rumah dengan benar jelas Lusiani.
Lusiani juga memperkenalkan konsep "Tanya Lima O", yang mendorong masyarakat untuk lebih aktif bertanya tentang obat yang akan dikonsumsi.
Artikel Terkait
Pengabdian Masyarakat FK UWKS di Puskesmas Dukuh Kupang: Pencegahan Kanker Kolorektal melalui Edukasi IMT dan Diet Tinggi Serat
Pengabdian Masyarakat FK UWKS: Upaya Serius Penanggulangan Stunting di Surabaya
FK UWKS Resmikan 3 Fasilitas Ruangan Baru: Ada Studio Musik!
FK UWKS Bersama Posyandu Lansia Nirmala dan Pondok Paliatif Wage Adakan Seminar Edukasi Kanker Usus Besar
Pengmas FK UWKS: Edukasi Pencegahan Karies untuk Siswa SDN Putat Jaya I/377 Surabaya
Pengmas FK UWKS Lakukan Screening Osteoarthritis di Posyandu Larasati Dukuh Kupang, Siapkan Terapi Injeksi