Baca Juga: Bekasi Juara Satu! Sukses Taklukkan Sensus Penduduk, Kini 1.100 Pasukan Siap Guncang Sektor Ekonomi
Muncul dugaan mengerikan di tengah masyarakat bahwa ada oknum pejabat dan aparat nakal yang sengaja menjadi "tameng hidup" bagi kepentingan perusahaan, mengorbankan darah dan nyawa warga sipil demi pundi-pundi rupiah.
Kuasa Hukum Bertindak: "Pak Kapolri, Tolong Turun Tangan!"
Melihat hukum di tingkat lokal yang dianggap mandul dan sarat intervensi kepentingan, RHa Hasibuan Kuasa Hukum keluarga korban dan masyarakat Muara Manompas, mengambil langkah ekstrem. Ia memotong jalur birokrasi daerah dan langsung mengetuk pintu Kapolri.
Tuntutan Tegas Kuasa Hukum ke Mabes Polri:
-
Turunkan Tim Independen: Mendesak Kapolri mengirimkan tim penyelidik dari pusat yang bersih dari intervensi "mafia tanah" dan pengaruh korporasi.
-
Sita Alat Berat & Periksa Dokumen: Meminta seluruh alat berat PT SKL di lokasi segera disita dan diperiksa keabsahan izin lahannya.
-
Sikat Oknum Terlibat: Mengusut tuntas dugaan pembiaran dan keterlibatan oknum Polres Tapsel yang melindungi jalannya eksekusi ilegal.
-
Jaminan Keamanan Saksi: Meminta perlindungan penuh bagi saksi mata dan keluarga korban dari ancaman atau intimidasi balasan.
Baca Juga: Gerbang Tahap 1 Ditutup! Ratusan Ribu Calon Siswa Jabar Bersiap Menuju Babak Baru
"Hukum harus tegak, bahkan jika langit runtuh! Siapa pun mereka—apakah itu cukong, korporasi, atau oknum aparat berbaju seragam—jika tangannya berlumuran darah atas tragedi ini, mereka harus diseret ke pengadilan!" tegas RHa Hasibuan berapi-api.
Situasi Terkini: Ketegangan di Bawah Bayang-Bayang Bungkam
Hingga detak jarum jam ini bergerak, Pimpinan Kepolisian Resor Tapanuli Selatan maupun manajemen PT Samukti Karya Lestari kompak memilih bungkam dan belum memberikan konfirmasi resmi atas tragedi berdarah ini.
Sementara itu, suasana di Muara Manompas masih mencekam. Warga berjaga-jaga dengan tatapan mata trauma namun penuh amarah. Mereka bersumpah tidak akan mundur sejengkal pun dari tanah leluhur, demi keadilan bagi korban yang telah gugur.
Bagaimana kelanjutan pengusutan kasus ini? Apakah Mabes Polri akan mendengar jeritan dari Tapanuli Selatan, ataukah hukum kembali tunduk di bawah kuasa modal? Kami akan terus mengawal kasus ini.(Lesmanan.H)
Artikel Terkait
Investasi 'Siluman' Vila dan Galangan Kapal Ancam Surga Konservasi Wairterang!
Nakhoda Baru Jantung Organisasi: Basirun Resmi Pegang Kendali Kabid OKK PWRI Bogor Raya!
Anggaran Belum Cair, Hajat Pilkades Serentak 154 Desa di Bekasi Terancam Lumpuh!
Tiga Tahun di Neraka Penyekapan, Mengapa Birokrasi Justru Menghambat Keadilan?
Alarm Bahaya Kemarau Ekstrem: Jabar Bersiap Hadapi Ancaman 'Dua Sisi' Krisis Kesehatan!