"Saudara-saudara para dokter baru yang telah dididik dengan berjiwa kewijaya kusumaan, semangat Teteg, Tatag, Teguh, Tanggon lan Trapsilo harus dibawa terus saat bertugas di daerah. Insya Allah akan sukses di setiap tempat perjuangan anda," pesan Dekan FK UWKS, Prof Kuntaman didampingi Wadek I, dr. I Made Subhawa Harsa, M.Si, Wadek II, dr. Inawati, M.Kes, Wadek III, Dr. Sukma Sahadewa, dr., M.Kes., SH., MH., M.Sos., CLA.
Diakhir, Prof Kuntaman juga mengingatkan bahwa masyarakat mempunyai harapan tinggi untuk mendapatkan bimbingan, tuntunan, serta uluran tangan putra putri bangsa yang berdedikasi tinggi dan penuh tanggung-jawab lulusan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.
Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih pada seluruh rumah sakit pendidikan yang telah bermitra dengan FK UWKS dalam proses belajar mahasiswa Prodi Profesi Dokter.
Melalui rekaman video, Rektor UWKS, Prof. Dr. H. Widodo Ario Kentjono, dr., Sp. THTBKL., Subsp. ONK. (K), FICS, menyampaikan bahwa, tantangan dokter ke depan, di era 4.0 dan 5.0 membutuhkan communication skill, digital skill, dan literasi skill
"Dimana otomatisasi yang dikenal sebagai kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mampu meniru kemampuan intelektual manusia, sehingga peran dokter yang melek digitalisasi menjadi tantangan ke depan," terang prof Widodo Ario.
Pak Rektor menjelaskan bahwa di era 5.0, information and communication technology (ICT), masuk dalam kehidupan manusia atau human life. Sehingga komunikasi menjadi modal awal dalam pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: Peningkatan Mutu: FK-UWKS yakin Raih Akreditasi A
"Sebagai dokter, kalian harus mengasah kemampuan soft skill dengan training dan coaching event untuk meningkatkan kualitas diri serta mengoptimalkan skill communication atau public speaking agar menjadi insan dokter yang berpengaruh dan powerful," ucap Rektor.
Prof Widodo juga melaporkan bahwa berdasarkan UniRank per oktober 2023, UWKS berada di peringkat ke-5 diantara perguruan tinggi swasta se Surabaya, dan menempati peringkat ke-7 di antara Perguruan Tinggi swasta se Jawa Timur. Sekaligus berada di peringkat ke-30 di antara perguruan tinggi swasta se Indonesia.
Dalam laporannya, Prof Widodo juga menyampaikan bahwa UWKS berada di peringkat 75 di antara 3274 perguruan tinggi negeri maupun swasta se Indonesia.
Sumpah dokter, kata Rektor UWKS, merupakan suatu syarat mutlak bagi profesi dokter, sebagaimana profesi lain yang memerlukan jiwa kesatuan.
Sumpah, diucapkan setelah syarat keprofesionalnya dipenuhi yaitu syarat keahlian yang ditempuh melalui jenjang pendidikan khusus dan tanggung-jawab sosial yang harus dipegang teguh.
Artikel Terkait
Pengabdian Masyarakat, FK-UWKS Edukasi Siswa-siswi SMPN 56 Surabaya
Pengabdian kepada Masyarakat, UWKS Latih Kader Posyandu dan Remaja Mojo sekaligus serahkan Bantuan Peralatan
Lucy Kurniasari: Pengabdian almarhumah Ratih di Demokrat akan kami kenang selamanya
Wisuda Semester Genap 2022/2023, UWKS telah luluskan 44.526 Ahli Madya, Sarjana, dan Magister
Sulistyo, Karyawan yayasan UWKS Raih IPK 3,97 S2 Hukum
UWKS Wisuda 467 Lulusan, Kawikas Minta Kesetaraan dan Pembinaan PTS
Pengabdian Kepada Masyarakat Pendidikan Biologi UWKS di SMP Wardhani: Mengasah Kreativitas Siswa Melalui Proyek P5
Bawa Temuan Ekstrak untuk Perokok Pasif, Tim UWKS Optimis Juarai PIMNAS 2023
Peningkatan Mutu: FK-UWKS yakin Raih Akreditasi A
FK UWKS Kembali gelar Seminar Nasional Cosmic Kedua: 'Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit melalui Kedokteran Komunitas'
Pengabdian Masyarakat FK UWKS di Puskesmas Dukuh Kupang: Pencegahan Kanker Kolorektal melalui Edukasi IMT dan Diet Tinggi Serat
Pengabdian Kepada Masyarakat Prodi PGSD : Pelatihan Penggunaan Aplikasi Canva di SDN Dukuh Kupang V Surabaya
Pengabdian Kepada Masyarakat Prodi Pendidikan Matematika UWKS: Pelatihan Pembuatan e-Book dengan Sigil di SMAN 1 Gondang Mojokerto
Pengabdian Masyarakat FK UWKS: Upaya Serius Penanggulangan Stunting di Surabaya