3. Pengawasan bersama terhadap gadget anak, termasuk waktu penggunaan dan aktivitas di media sosial.
4. Guru Bimbingan Konseling (BK) yang berperan aktif dalam mendeteksi anak-anak yang membutuhkan dukungan emosional.
Child Grooming: Fenomena yang Perlu Diwaspadai Semua Pihak
Kasus child grooming bukan hanya masalah individu, tetapi juga institusi. Bunda Sinta mencontohkan kasus grooming di institusi pendidikan, di mana pelaku adalah guru olahraga atau staf lainnya yang memiliki akses langsung kepada anak-anak.
“Orang tua harus waspada, meskipun anak berada di lingkungan yang terlihat aman seperti sekolah atau panti asuhan. Selalu pastikan ada pendampingan yang memadai,” tegasnya.
Pesan Akhir di Hari Ibu
Di penghujung IG Live, Bunda Sinta menyampaikan pesan yang mendalam:
1. Anak-anak membutuhkan kehadiran orang tua. Hadir secara fisik dan emosional sangat penting untuk membangun rasa aman dan kepercayaan anak.
2. Jadilah teladan. Self-esteem anak dimulai dari keteladanan orang tua. Jika orang tua menunjukkan cinta, penghargaan, dan perhatian yang tulus, anak akan merasa lebih dihargai dan dilindungi.
Hari Ibu 2024 menjadi pengingat bahwa membangun generasi yang kuat dimulai dari rumah. Melalui edukasi, komunikasi, dan kolaborasi yang baik, ancaman seperti child grooming dapat diminimalkan.
RKI Surabaya berharap, peringatan Hari Ibu tahun ini tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga refleksi untuk para ibu dalam mempersiapkan anak-anak yang lebih tangguh menghadapi tantangan dunia modern. ***