NAWACITAPOST.COM - Kutu rambut (Pediculus humanus capitis) merupakan parasit yang menginvasi kulit kepala manusia, tergolong ke dalam famili pediculidae yang hidup dengan menghisap darah manusia dan dapat menyebabkan lesi pada kulit.
Kutu rambut sangat mengganggu aktivitas manusia karena dapat menyebabkan gatal pada kepala, kemerahan dan bahkan pada kondisi infeksi berat, helaian rambut akan melekat satu sama lainnya dan mengalami pengerasan, serta ditemukan adanya eksudat nanah akibat dari peradangan gigitan parasit tersebut.
Baca Juga: Teliti Jamur Jakaba, Dosen STKIP PGRI Nganjuk Gandeng Kemdikbud
Apabila tidak dapat didiagnosis dan ditangani dengan baik dapat menyebabkan anemia, dermatitis, infeksi sekunder berupa impetigo dan limfadenopati akibat luka pada garukan karena rasa gatal Guenther LCC, 2019.
Berdasarkan Nasional Institute of Health (NIH) Nimfa (telur kutu) menetas dari telur rata-rata setelah 8 hari dan menjadi kutu dewasa secara seksual dalam 9 hari berikutnya. Oleh karena itu nimfa dan induk kutu harus dibasmi dalam waktu yang bersamaan agar siklus hidup kutu dapat diputus sehingga rambut terbebas dari kutu.
Baca Juga: Sambut Hari Sumpah Pemuda, Polsek Jatikalen dan STKIP PGRI Nganjuk Lakukan Aksi Sosial
Berikut tips agar kutu beserta nimfa dapat musnah dari rambut:
Alat dan bahan: bahan kimia (merk peditox), serit besi (kerapatan kecil) dan kaos putih. Cukup dengan dua bahan yang digunakan.
Adapun langkah yang dilakukan adalah, basahi rambut dengan air lalu tuangkan sekitar 3 tutup botol peditox pada rambut lalu ratakan dan berikan pijatan lembut lalu diamkan selama 15 menit.
Setelah 15 menit berlalu sisirlah menggunakan serit besi perlahan sambil tangan kiri menyibak rambut. Siapkan kaos putih dan diletakkan dibawah rambut untuk menampung kutu dan nimfa yang tersapu oleh serit. Ulangi langkah ini 1 minggu kemudian. Rambut akan terbebas dari kutu selamanya.
Nganjuk, 11 Juli 2024
Penulis Yulia Dewi Puspitasari
Kepala Program Studi, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Kabupaten Nganjuk.
Artikel Terkait
Rutan Rangkasbitung-Stkip Jajaki Kerjasama Pendidikan Intelektual
Selain Seminar Webinar, FKIP UKI dan STKIP Nias Selatan Lakukan Memorandum of Agreement (MOA)
Teliti Jamur Jakaba, Dosen STKIP PGRI Nganjuk Gandeng Kemdikbud
Sambut Hari Sumpah Pemuda, Polsek Jatikalen dan STKIP PGRI Nganjuk Lakukan Aksi Sosial
Diaspora Asal Nganjuk, Harry Ong Ajak Mahasiswa STKIP PGRI Nganjuk Ambil Peran Dalam Persaingan Global