NAWACITApost.com – 11 bulan bersama Gerindra membentuk koalisi, mengusung Prabowo Capres. Tentu PKB berharap Cak Imin Cawapresnya.
Namun, entah sudah berapakali bertemu. Di tempat Gerindra dan tempat PKB. Cak Imin sebagai pendamping Prabowo di Pilpres 2024, tak pernah disebut Gerindra.
Di HUT PKB ke-25. Ketum PKB Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin, dalam pidato politiknya. Menyebut Prabowo Ketum Gerindra diurutan pertama. Dan, adik kandung dari Mendes PDTT ini meminta maaf ke Ketua PDIP Puan Maharani. “Minta maaf Mbak Puan, kenapa saya menyebut Pak Prabowo diurutan pertama, karena kami sudah 11 bulan membentuk koalisi, dan hanya takdir saja yang bisa menentukan.”
Rupanya ucapan Cak Imin, di jawab oleh Puan, yang mungkin Ketum PKB belum disebut oleh Prabowo sebagai Cawapresnya.
Jika belum disebut, kelihatannya PKB ingin bergabung dengan PDIP memenangkan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Sinyal yang dikirim Cak Imin, rupanya sudah bisa ditangkap PDIP.
Tinggal bagaimana gabungnya PKB ke PDIP, jika lepas dari Gerindra. Apakah mengajukan proposal Cak Imin pendamping Ganjar atau pakem politiknya mendapat posisi menteri, yang selama 20 tahun (10 tahun di era SBY dan 10 tahun di era Jokowi) selalu sesuai dengan DNA politknya PKB.