"Mulai pendidikan politik, UKM dan lainnya sudah kita rasakan berkat rangkaian dan uluran tangan Bu Lucy." Ujar Gusti.
Menurutnya, DPC selama dipimpin Bu Lucy sudah sangat baik. Karena itu, Bu Lucy sangat layak memimpin kembali DPC untuk mengembalikan kejayaan Partai Demokrat Surabaya.
Karena itu, tambah Gusti, kami menolak Herlina Harsono Njoto memimpin DPC karena berasal dari kepenimpinan masa lalu. Herlina sebagai Ketua Bapilu tidak punya prestasi apa-apa, bahkan kursi dewan.merosot jadi empat.
"Kami tidak mau kembali ke masa kegelapan saat Herlina menjadi ketua Bapilu. Hanya keledai yang mau masuk ke lubang yang sama," katanya tegas.
Untuk itu, Siswanto mengajak agar seluruh ranting berusaha, dengan berbagai cara agar Bu Lucy dapat kembali memimpin Partai Demokrat Kota Surabaya.
Dukungan kepada Lucy tidak hanya disuarakan Ketua Ranting, namun juga dari anggota dewan dan politikus senior Partai Demokrat.
M. Machmud, anggota DPRD Partai Demokrat menyebut Lucy Kurniasari sebagai anggota komisi IX DPR RI bisa mendongkrak suara Demokrat di masa depan.
"Saya lihat macam macam program DPR RI sudah diterima masyarakat. Baik sembako, kesehatan, bpjs tenaga kerja bantuan modal usaha dan lainnya," ucap Machmud singkat.
Sedangkan Siswandi, politikus senior Partai Demokrat, menyampaikan bahwa komitmen, demokrasi dan ingkar janji itu berbeda. Apa yang dilakukan beberapa Ketua PAC itu bentuk dari ingkar janji, bukan menunjukkan orang yang berkomitment.
"Jadi, jangan bicara komitmen dan demokrasi hanya untuk pembenaran. Itu hanya merusak reputasinya hingga anak cucu," tutup Siswandi. (BNW)