Lanjut Ulum, untuk pasangan kedepannya Insya Allah sudah tidak ada peluang untuk ganti pasangan, untuk PKB itu komitmen. Kita lihat pasangan ini sudah jalan dan elektabilitasnya bagus, pasti pasangan ini yang akan tetap kita usung.
Baca Juga: Jelang Pilkada Nganjuk, DPD Partai Nasdem Nganjuk Datangi Kantor DPC PKB
"Yang sudah fix Gerindra, PPP, yang lagi pendekatan sekarang Partai Golkar (Golongan Karya) malam ini informasinya, calon dari kita itu diminta ketemu di Surabaya oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, Insya Allah tidak menutup kemungkinan Golkar juga bergabung," ujar Ulum.
Ulum menambahkan, rekom yang kemarin itu adalah tahap pertama, evaluasinya itu kalau calon ini tidak jalan, tapi sampai saat ini kayaknya jalannya bagus, bahkan melebihi yang kita harapkan sebenarnya, jadi semua kita ikuti perjalanannya dan kita pantau.
"Untuk peluang kemenangan, karena lawannya tidak ada incumben, dan calon kita dari PKB ini relatif pendatang baru, sekaligus juga manajemennya selama ini di pondok pesantren bagus, dan Kiai-kiai ghirahnya lagi tinggi-tingginya saat ini, dan insya Allah yakin suara pesantren atau kalangan santri akan ke kami, karena kita punya tiga cara untuk bagaimana menguatkan pemilih yang berbasis pesantren, Kiai maupun yang nasionalis," imbuhnya.
Baca Juga: DPC PKB Akan Segera Buka Pendaftaran, Ini Target yang Akan Diusung
Masih bersama Ulum, jadi kita bagaimana informasi terkait visi misi calon kita sampai ke mereka, yang kedua bagaimana mempengaruhi mereka supaya memilih pasangan kita, sekaligus nanti yang sudah punya pilihan ke calon lain, bagaimana kita upaya pindah ke calon kita, itulah tiga strategi yang akan kita jalankan.
"Untuk kegiatan ini, yang jelas hari ini pasti visi misi kita sampaikan, supaya yang selama ini belum paham betul, akan semakin jelas dan yang kedua nanti habis ini kan pasti akan diikuti oleh langkah-langkah berikutnya," ucap Ulum.
Ulum menegaskan, untuk rekom final Insya Allah pasangan, karena memang syaratnya dari KPU pasti pasangan, dulu sudah pernah kita lakukan.
"Yang dulu pada waktu itu kita PKB hanya merekom Mas Novi Rahman Hidayat, habis itu PDIP mengeluarkan pasangan yaitu Pak Marhaen Djumadi, akhirnya rekom PKB juga langsung pasangan, waktu mendaftarkan ke KPU," pungkasnya.
Ikuti dan dapatkan berita terupdate dari Sakera Kakanper PT Media Nawacita Indonesia (MNI) Nganjuk dan Kediri, Jawa Timur langsung dari ponselmu, pada situs berita www.nawacitapost.com melalui aplikasi Facebook silahkan klik disini, dan disini juga melalui aplikasi Twitter atau X silahkan klik disini pastikan dua aplikasi tersebut sudah terinstall pada ponselmu
Artikel Terkait
Terkait Terbitnya Surat Pemberhentian Terhadap Dua Oknum Penyelenggara Pemilu, DPC PKB: Tidak Cukup dengan Nonaktif
DPC PKB Akan Segera Buka Pendaftaran, Ini Target yang Akan Diusung
Jelang Pilkada Nganjuk, DPD Partai Nasdem Nganjuk Datangi Kantor DPC PKB
Beberapa Nama Ramaikan Bursa Bacabup, Santri Denanyar Ikut Daftarkan Diri ke DPC PKB Nganjuk
Lanjutkan Komunikasi Politik untuk Maju di Pilkada Nganjuk 2024, Sosok Pengusaha Muda Newcomer Daftar ke DPC PKB
Disaksikan Ketua Tanfidziah PC NU Nganjuk, DPP PKB Serahkan Rekom Kepada Gus Ibin dan Aushaf
Koalisi PKB, Gerindra dan PPP Mendukung Gus Ibin Aushaf, Adalah Role Mode Baru Dalam Pilkada 2024
Setelah Dapat Rekom dari DPP PKB, Gus Ibin dan Aushaf Kembali Terima Rekom dari Salah Satu Partai