Kamis, 4 Juni 2026

Gubernur Lukas Enembe : PON 20 Menegaskan Papua Bagian Tak Terpisahkan dari NKRI

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Senin, 4 Oktober 2021 | 11:41 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - SEBELUM perhelatan PON dan dibuka secara resmi oleh Presiden Jokowi, kemarin. kabar sakitnya Gubernur Papua, Lukas Enembe bukan saja berhembus kencang. Melainkan ada peristiwa menarik, sebelum berobat ke RS di Singapura, Lukas sempat berobat ke RS di Papua New Guinea melalui jalan tikus.

Baca Juga : Lukas Enembe Marah Penunjukan Plh Gubernur Papua, Kemendagri : Sudah Sesuai Aturan



Mungkin karena saran dari keluarga dan koleganya, maka pengobatan lanjut untuk kesembeuhan sepurna dilakukan ke Singapura.

Kesembuhan Lukas dipercepat, karena Mendagri Tito Karnavian yang  berpegang pada aturan UU Otonomi Daerah mengangkat dan menetapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Dance Yulian Flassy sebagai Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Papua.

Merasa itu masih kewenangan dan harus dikonsultasi kepadanya. Lukas yang belum sembuh betul, langsung bergegas ke Papua. Tujuannya, mencopot Dance sebagai Plh Gubernur Papua. Jabatan Dance sebagai Sekda, digantikan Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Papua Muhammad Ridwan Rumasukun. Itu kejadian akhir Juni 2021.

Belum lagi isu kabar miring lainnya. Bahwa Lukas diduga dekat dengan KKB. Pernyataannya yang meminta pemerintah pusat untuk menggunakan diplomasi dialog jangan diplomasi peluru. Mengindikasikan hal tersebut. Walaupun banyak perdebatan yang menyertainya.

Sebenarnya Lukas, kini masih dalam kondisi sakit atau mungkin berobat jalan. Tetapi Lukas menginginkan perhelatan PON 20 harus terlaksana dan tak boleh mundur dari jadwal.

Acara pembukaan PON 20, Minggu 3 Oktober 2021. Alumni Fisip Universitas Sam Ratulangi Manado pun memberikan sambutan di acara olahraga Naisonal 4 tahun sekali itu. walaupun dengan suara yang serak. Berikut sambutannya.

"Dari Tanah Papua, saya akan tunjukan kepada sahabat-sahabat yang ada dipinggiran nusantara, bahwa kami akan senantiasa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Republik Indonesia. Sebab Merah Putih akan selalu menjahit rapih dalam hati dan juga kami. Hari ini (Minggu, 3 Oktober 2021) dengan penuh harapan saya mengajak semua mejadikan PON 20 tahun 2021 sebagai simbol kemenangan kita bersama, sekali lagi simbol kemenangan kita bersama, selamat datang selamat bertanding, Tuhan beserta kita semua," tutur Lukas Enembe yang sudah dua periode menjabat Gubernur Papua.

Terkait suara Gubernur Papua Lukas Enembe yang serak-serak diduga masih mengalami sakit, Juru bicara Gubernur Papua Muhammad Rifai Darus membantah kondisi Lukas yang tidak sehat. Menurutnya perubahan suara Lukas tersebut karena terharu melihat kemegahan acara pembukaan PON 20.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB