Kamis, 4 Juni 2026

Kembalikan Formulir ke PPP, Eri-Armuji di 'Pencak Pegon' Muhaimin

Photo Author
Nawi., Nawacita Post
- Minggu, 12 Mei 2024 | 11:52 WIB
Eri Cahyadi - Armuji, Walikota Surabaya - Wakil Walikota Surabaya, ber Pencak Pegon dengan Plt. Ketua DPC PPP Surabaya, Muhaimin saat pengembalian formulir pendaftaran bakal Calon kepala Daerah di PPP (Nawi)
Eri Cahyadi - Armuji, Walikota Surabaya - Wakil Walikota Surabaya, ber Pencak Pegon dengan Plt. Ketua DPC PPP Surabaya, Muhaimin saat pengembalian formulir pendaftaran bakal Calon kepala Daerah di PPP (Nawi)

"Tapi kami loyal, siapa saja yang terpilih DPP, itulah yang terbaik bagi PPP Surabaya dan akan kita dukung penuh," tegas Muhaimin.

Baca Juga: Daftar pertama di Desk Pilkada PKB, Musyafak: Eri dan Armuji punya niat besar !

Terkait Bayu Airlangga ketua Projo Jatim yang di gembar-gemborkan akan ikut mendaftar di PPP, Muhaimin mengaku hingga saat ini masih belum ada kabar.

"Tapi tetap, kami akan menerima siapapun yang akan mendaftar," tukas Muhaimin Plt. Ketua DPC PPP kota Surabaya.

Sementara itu, Eri Cahyadi Wali kota Surabaya mengaku kedatangannya hari ini untuk mengembalikan formulir pendaftaran Bacakada Surabaya 2024.

Baca Juga: Silaturahmi Eri-Armuji dengan Partai Demokrat, Lucy serahkan formulir calon Pilkada

"Harapannya, kita bisa berjuang bersama di Pilkada 2024. Karena ketika selama ini kita berjuang untuk kepentingan umat kota Surabaya, PPP merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan Pemerintah kota Surabaya ketika menurunkan Stunting, menurunkan kemiskinan dll," tutur Eri.

"Semoga dengan visi yang sama, kita bisa berjuang bersama di November 2024 nanti," tukas Eri Cahyadi.

Disisi yang sama, Armuji wakil walikota Surabaya mengaku ini ketiga kalinya Eri Cahyadi - Armuji datang secara resmi ke kantor PPP Surabaya.

Baca Juga: Golkar Siapkan Bayu Airlangga jadi 'Poros Baru' di Pilkada Surabaya 2024

"Kedatangan kami bukan formalitas atau main-main, tetapi merupakan keseriusan kami mengajak PPP mengusung kami berdua mendaftar di kantor KPU, dalam upaya memajukan kota Surabaya, semakin kompak dan lebih sejahtera," tutur Armuji.

Kenapa demikian, menurut Armuji, sebenarnya SK Walikota dan Wakil Walikota adalah 5 tahun, namun cuma dijalani 3 tahun, itupun terpotong bencana covid-19, akhirnya secara efektif hanya tinggal 1 tahun.

"Maka dari itu, mari kita bersama melanjutkan perjuangan kita," tegas Armuji disambut teriakan 'Lanjutkan' oleh ratusan kader PPP dan Relawan Eri-Armuji. ***

Halaman:

Editor: Nawi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB