“Lebih dari 80 persen program kerja itu harus mendekatkan diri dan mencari solusi terhadap permasalahan warga,” katanya.
Menurutnya, Golkar juga ingin bersinergi dengan program Pemerintah Kota Surabaya, khususnya yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan, lapangan pekerjaan dan peningkatan kapasitas masyarakat.
Pengurus PK dan PL, lanjut Akmarawita, dapat berperan dengan memberikan informasi kepada warga maupun membuat pelatihan yang selaras dengan program pemerintah.
Target 10 Kursi DPRD Surabaya
Konsolidasi hingga tingkat akar rumput juga menjadi bagian dari strategi Golkar Surabaya menghadapi Pemilu 2029.
Akmarawita menyebut Golkar Surabaya menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD Surabaya dari lima kursi saat ini menjadi 10 kursi.
“Intinya sama, yaitu meningkatkan jumlah suara. Partai Golkar Surabaya menargetkan 10 kursi dari lima kursi yang ada sekarang. Bismillah,” ujarnya.
Ia menyebut penguatan PK dan PL menjadi salah satu strategi utama. Sebab, suara partai dibangun dari struktur paling bawah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Suara itu asalnya memang dari tingkatan yang paling bawah, dari akar-akarnya. Dari kelurahan, dari RT, bahkan ke keluarga,” katanya.
Semangat tersebut, lanjutnya, sejalan dengan slogan Golkar Surabaya “Golkar Surabaya Selalu di Hati Arek Suroboyo.”
Siapkan Skenario Pemekaran Dapil
Akmarawita juga mengungkapkan Golkar Surabaya telah melakukan pemetaan menghadapi kemungkinan perubahan daerah pemilihan (dapil) dan penambahan jumlah kursi DPRD Surabaya.
Ia menyebut perubahan tersebut masih menunggu keputusan resmi. Namun, secara internal Golkar telah menyiapkan sejumlah skenario.
“Kami masih wait and see. Kalau dapilnya mekar, misalnya menjadi tujuh atau delapan, kita sudah siapkan,” ujarnya.
Menurut Akmarawita, pemetaan telah dilakukan dengan sejumlah proyeksi, termasuk apabila Surabaya nantinya memiliki tujuh, delapan hingga sembilan dapil.
“Kalau dapil tujuh seperti apa, dapil delapan seperti apa, dapil sembilan seperti apa. Langkah-langkah itu sebenarnya sudah kami punya,” katanya.
Strategi tersebut mencakup penataan calon legislatif serta konstituen berdasarkan wilayah dan skenario dapil yang nantinya ditetapkan.