Kamis, 4 Juni 2026

Juliari Batubara Menteri Sosial Pekerja Keras

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Kamis, 2 Juli 2020 | 15:10 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST-Posisi sebagai Wakil Bendahara di struktur kepengurusan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan periode 2019 - 2024 tak bisa dianggap main-main atau biasa disebut kaleng-kaleng. Apalagi  penunjukan ini  hak penuh dari  formatur tunggal Megawati Soekarnoputri saat terpilih sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan. Dia adalah Juliari Peter Batubara yang sebenarnya bukan orang baru di PDI Perjuangan. Ia merupakan anak pertama dari politisi senior PDI Perjuangan almarhum AP Batubara.

Baca Juga : Kinerja Juliari Loyalitas, Prioritas Tidak Kesampingkan Lansia dan Disabilitas


Suami dari Grace Batubara ini dikenal sebagai pebisnis ulung yang juga lulusan Riverside City College dan Chapman University di Amerika Serikat menduduki sejumlah jabatan penting di beberapa perusahaan. Di antaranya PT Wiraswasta Gemilang Indonesia, PT Arlinto Perkasa Buana, PT Bwana Energy, dan PT Tridaya Mandiri,  Ketua Harian Asosiasi Produsen Pelumas Indonesia, dan Wakil Ketua Komite Tetap Akses Informasi Peluang Bisnis-Bidang UMKM Kadin pada 2009-2010, dan Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) pada tahun 2003-2011.

Maka, wajarlah  ayah dari  Jilian dan James Batubara  ini didapuk sebagai Menteri Sosial (Mensos) RI di Kabinet Indonesia Maju 2019 - 2024. Selain rekam jejaknya  yang banyak bersentuhan dengan dunia organisasi  kemahasiswaan maupun alumni kemahasiswaan yang melibatkan lintas agama dipandang pantas menduduki kursi Mensos. Posisi Menteri banyak  juga melibatkan partai koalisi, salah satunya PDI Perjuangan, melalui Megawati nama Juliari Batubara di rekomendasikan ke Jokowi.  Adanya partai koalisi yang mengusung dan menjadikan Jokowi sebagai Presiden adalah hal yang saling membutuhkan antara partai dan presiden.

Politisi  Moncong Putih ini sebelum jadi Mensos,  adalah anggota DPR RI  2 periode dari darerah pemilihan Jawa Tengah Satu. Kedekatannya dengan Teuku Umar 46 bukan sekedar dekat belaka, ada prestasi  yang disertai integritas, kapabilitas dalam membangun  jaringan ke lapisan paling bawah dirasakan benar oleh akar rumput PDI Perjuangan. Kepekaan Juliari terhadap jeritan rakyat kecil ini,  diwarisi dari Ayahnya.

Pembentukan jiwa sosialnya yang begitu tinggi, itu dirasakan oleh Juliari  ketika ayahnya yang punya usaha banyak ternyata hanya menggaji  dia sebesar 1 juta rupiah sebulan. Perlakukan itu membuat dia  semakin yakin bahwa itu bukan merendahkannya, melainkan jiwa sosialnya terbangun hingga sampai terbentuk tanpa disadarinya. Dedikasi dari ayahnya inilah yang dibangun dalam pergaulan lintas agama, sosial dan lintas kebangsaan lainnya.

 

 

 













 

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB