“Produksi padi, jagung, hingga peternakan di Jawa Timur tertinggi secara nasional. Ini bukti sinergi yang kuat antara pemerintah dan seluruh elemen, termasuk NasDem,” jelasnya.
Selain itu, ia menegaskan komitmen pembangunan SDM menuju Indonesia Emas 2045.
“Selama tujuh tahun berturut-turut, siswa SMA/SMK Jawa Timur menjadi yang terbanyak diterima di perguruan tinggi negeri tanpa tes,” tambahnya.
Mewakili Ketua Umum, Wakil Ketua Umum DPP NasDem Saan Mustopa menegaskan bahwa NasDem konsisten mengusung politik tanpa mahar dan non-transaksional.
“Pilkada bagi NasDem adalah sarana mencari putra-putri terbaik bangsa. Dan NasDem menemukan sosok terbaik itu di Jawa Timur,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya momentum Idul Fitri untuk memperkuat soliditas kader menghadapi tantangan politik ke depan.
“Momentum ini untuk memperteguh kebersamaan, optimisme, dan kesiapan kita menghadapi Pemilu 2029 yang jauh lebih kompetitif,” tegasnya.
Acara halal bihalal ini ditutup dengan tausiyah dari Gus Aan PBNU yang menguatkan nilai spiritual dan kebersamaan kader, sekaligus menjadi penegas bahwa konsolidasi politik NasDem Jatim tidak hanya berbasis strategi, tetapi juga kekuatan moral dan kebatinan. ***