Kamis, 4 Juni 2026

Tetap Jalin Persahabatan, Jokowi Kirim Utusan ke Prabowo-Sandi

Photo Author
Tim Redaksi, Nawacita Post
- Jumat, 19 April 2019 | 13:08 WIB
Jakarta NAWACITA - Pertarungan Pilpres 2019 masih menuai banyak polemik, khususnya usai perhitungan suara hasil pencoblosan pada Rabu (17/4) lalu, yang cenderung memenangkan pasangan capres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

Namun lepas dari perseteruan 2 kubu antara TKN Jokowi-Ma’ruf Amin dan BPN Prabowo-Sandi, seperti diungkapkan kedua capres saat debat publik beberapa waktu lalu, keduanya sama-sama menegaskan bahwa pilpres tidak akan memutuskan hubungan silaturahmi mereka.

Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) mulai merealisasikan hal tersebut, dengan mengirim utusan untuk mulai merajut kembali persahabatan dengan Prabowo.

“(Mengirim utusan, Red) agar saya bisa berkomunikasi atau bertemu dengan beliau (Prabowo-Sandi),” ucap Jokowi dalam konferensi pers di Menteng, Jakarta Selatan, kemarin (18/4).

Jokowi mengatakan, kendati hasil hitung cepat yang diadakan lembaga-lembaga survei memenangkan dirinya, silaturahmi dengan paslon 02 Prabowo-Sandi tidak akan putus. Dengan demikian, rakyat bisa melihat bahwa pemilu sudah berjalan lancar, aman, dan damai.

Jokowi juga mengatakan bahwa dirinya telah mendapat ucapan selamat dari beberapa kepala negara sahabat. Di antaranya, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan 22 kepala negara lainnya.

“Mereka memberikan ucapan atas berlangsungnya pesta demokrasi besar di negara kita,” tuturnya.

Mereka juga mengucapkan selamat atas keberhasilan Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019 yang dinyatakan unggul oleh sejumlah survei.

Menurut Jokowi, lembaga survei sudah memberikan angka yang jelas terkait perolehan suara. Mantan gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, 12 lembaga survei mengatakan bahwa paslon 01 memperoleh suara 54,5 persen, unggul atas Prabowo-Sandi yang meraih 45,5 persen. Quick count merupakan cara penghitungan yang ilmiah. Menurut pengalaman sebelumnya, akurasinya mencapai 99 persen, hampir sama dengan real count.

Namun, Jokowi menegaskan bahwa pihaknya tetap bersabar menunggu penghitungan resmi KPU. Mantan wali kota Solo itu berharap penghitungan oleh KPU bisa segera diselesaikan.

Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir, mengatakan bahwa dunia internasional mengakui dan mengapresiasi pemilu serentak di Indonesia.

“Ini hal yang luar biasa,” ujar dia.

Menurut Erick, Pemilu kali ini merupakan pesta demokrasi yang sangat besar. Belum pernah ada sebelumnya di Indonesia, bahkan di dunia. Pengusaha muda tersebut mengatakan, partisipasi pemilih juga sangat tinggi, mencapai 80 persen.

“Kabar ini tentu sangat menggembirakan. Bukti bahwa masyarakat sangat antusias mengikuti pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Rakyat tidak mau ketinggalan dalam pemilu,” kata Erick.

Editor: Tim Redaksi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB