Poin deklarasi tersebut menegaskan bahwa para gawagus muda Jombang mendukung
penuh terciptanya pemilu yang sesuai konstitusi dan tanpa ancaman, selain mendesaknya pemangku kekuasaan untuk bersikap netral, dalam poin tersebut juga diserukan untuk agar tidak memilih calon presiden dan calon wakil presiden yang cacat secara etik ataupun moral.
Baca Juga: Mahfud MD Ajak Bersama Menciptakan Sistem Demokrasi Adil di Pemilu 2024
Deklarasi yang diikuti puluhan gawagus muda ini terdiri dari berbagai pondok pesantren yang ada di Jombang diantaranya Gus Amik (PP. Bahrul Ulum, Tambakberas), Gus Robby Zidni (PP. Tebuireng), Gus Fuad (PP. Mambaul Ma'arif, Denanyar), Gus Rusdan (PP. Darul Ulum, Rejoso), Gus Zaini (PP. Tarbiyatunnasyiin, Paculgowang), Gus Fattah (PP. Kwaringan), Gus Naqib (PP. Attahdzib, Ngoro), Gus Hikam (PP. Babussalam, Kalibening), Gus Haidar (PP. Baitussalam, Mojoduwur), Gus Dulloh (PP. Salafiyah, Ngeledok).
Harapannya deklarasi sikap ini dapat dijadikan peringatan bagi pemangku kekuasaan dan peringatan untuk masyarakat agar lebih bijak maupun cerdas dalam memilih capres dan
cawapres, meskipun demikian para gawagus ini telah menunjukkan kepeduliannya terhadap
demokrasi.
Baca Juga: Kritik Jokowi, Din Syamsuddin Sebut Pilpres 2024 sebagai Demokrasi Terburuk dalam Sejarah Indonesia
"Meneruskan dawuh nya Buya Said Aqil yang mengibaratkan semut Nabi Ibrahim, bahwa kita para gawagus muda ini jika diibaratkan seperti semut yang ikut andil menyelubungi api ketika Nabi Ibrahim membakar Namrud, meskipun kontribusi semut tidak signifikan pengaruhnya akan tetapi semut telah menunjukkan keberpihakan dan kepedulian," terang Gus Amik.
Artikel Terkait
Mahfud MD Ajak Bersama Menciptakan Sistem Demokrasi Adil di Pemilu 2024
Megawati Soekarnoputri Ibu Demokrasi dan Negarawan
Kritik Pedas Akademisi UGM, Ada Penyimpangan Nilai-nilai Demokrasi di Era Jokowi
Kritik Jokowi, Din Syamsuddin Sebut Pilpres 2024 sebagai Demokrasi Terburuk dalam Sejarah Indonesia
Bicara Demokrasi, Yuk Baca Puisi Dienza Agoestha Edisi 4 Februari
Giliran UNESA Deklarasi menyatakan Sikap Prihatin dan ikut Mengawal Demokrasi
Prabowo Subianto: Memohon Restu dan Mengingatkan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi
Giliran UBK Bacakan Petisi Perihal Kemunduran Demokrasi di Indonesia