Jakarta, NAWACITA Post.com- Setelah beberapa kampus keluarkan petisi perihal demokrasi di Indonesia, kini giliran Universitas Bung Karno Keluarkan Petisi Cegah Demokrasi Mundur di era pemerintahan Jokowidodo.
Petisi yang dibacakan civitas academica Universitas Bung Karno, Jakarta, dibacakan langsung oleh rektornya di depan Patung Bung Karno dalam lingkungan kampus dan civitas academica.
Seperti sejumlah kampus lain di Indonesia guna mencegah kemunduran demokrasi di masa Pemilu 2024 ini UBK bulat membuat petisi untuk menjaga marwah demokrasi Indonesia.
Pembacaan tersebut diwakili secara langsung oleh Rektor UBK, Didik Suhariyanto di lingkungan kampusnya, Jakarta Pusat, Senin (5/2).
Dalam pernyataannya tersebut, civitas academica UBK menilai kondisi demokrasi di Indonesia saat ini sedang berjalan menuju demokrasi liberal yang tidak lagi mencerminkan nilai-nilai kebangsaan.
"Realitas demokrasi di Indonesia saat ini tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai keadilan, nilai kesetaraan, nilai kerakyatan, dan menuju pada kebebasan liberal." bunyi pernyataan yang dibacakan di depan patung Bung Karno, Universitas Bung Karno.
Tindakan tegas kampus Universitas Bung Karno di apresiasi mahasiswa, Oscar Gomulya salah satu mahasiswa program S2 UBK mengatakan bahwa tepat rasanya kampus mengeluarkan petisi dalam rangka menjaga etik dan supremasi hukum agar pemguasa tidak semena - mena melakukan tindakan melanggar etik dan sehingga merugikan demokrasi di Indonesia.
"Kami sangat mendukung petisi UBK kepada penguasa yang melakukan pelanggaran etik sehingga akan melukai demokrasi itu sendiri," kata Oscar ( pen)