NAWACITAPOST.COM - Pada acara seminar kebangsaan bertajuk "Tantangan Politik dan Hukum pada Pemilu 2024" yang digelar di Tower Hermina, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada tanggal 10 Januari 2024, Prof. Ikrar Nusa Bakti memberikan kritik tajam terhadap peran negatif presiden dalam pemilu tersebut.
Menurut Prof. Ikrar Nusa Bakti pemilu 2024 mendatang ini dapat dianggap sebagai yang terburuk dalam sejarah Indonesia.
Salah satu poin yang disoroti oleh Prof. Ikrar Nusa Bakti adalah ketidak konsistenan antara kata dan tindakan presiden.
Baca Juga: Tak Hanya Guru Ngaji, Ganjar-Mahfud Bakal Gaji Guru Agama Lain
Prof. Ikrar Nusa Bakti berpendapat bahwa presiden tidak selaras dalam menjalankan janji dan tindakan yang diambil selama memimpin Negara Indonesia.
Hal ini memberikan dampak negatif terhadap kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan.
Poin berikutnya yang diangkat oleh Prof. Ikrar adalah dugaan rekayasa hukum untuk memastikan putra sulung presiden lolos sebagai calon wakil presiden (cawapres).
Baca Juga: Tak Hanya Guru Ngaji, Ganjar-Mahfud Bakal Gaji Guru Agama Lain
"Merekayasa hukum agar putra sulungnya lolos menjadi cawapres," ujar Prof. Ikrar Nusa Bakti dalam seminar Tantangan Politik dan Hukum pada Pemilu 2024 di Tower Hermina, Kemayoran, Jakarta Pusat, 10 Januari 2024.
Ini menimbulkan kekhawatiran akan adanya praktik nepotisme yang dapat merugikan demokrasi dan keadilan dalam pemilihan umum.
Selanjutnya, Prof. Ikrar menyoroti upaya rekayasa politik yang dilakukan presiden agar mendapatkan dukungan politik dari berbagai pihak, bahkan dengan mengubah dukungan politik dari pihak lain ke arahnya.
Baca Juga: Kabsumsi Yantah Rutan Balikapapan Beserta Jajaran Laksankan Sosialisasi Bagi Warga Binaan
Prof. Ikrar Nusa Bakti juga mengkritik pendidikan politik yang dianggap buruk, terutama dalam hal etika dan politik, yang diberikan kepada generasi muda.
Ketidakpedulian terhadap masa depan demokrasi Indonesia menjadi sorotan berikutnya.
Artikel Terkait
Kabsumsi Yantah Rutan Balikapapan Beserta Jajaran Laksankan Sosialisasi Bagi Warga Binaan
Daftar Cuti Bersama ASN 2024, Ada 10 Hari!
Ini Beberapa Prioritas Pemprov Banten di Tahun 2024
Rutan Balikpapan Laksanakan Pengajian Rutin, Dipimpin Langsung Ustadzah Nur Hidayah
Tak Hanya Guru Ngaji, Ganjar-Mahfud Bakal Gaji Guru Agama Lain