Kamis, 16 Juli 2026

Tak Hanya Guru Ngaji, Ganjar-Mahfud Bakal Gaji Guru Agama Lain

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 10 Januari 2024 | 15:53 WIB
Foto: Bakal calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo nomor urut 3, saat menyampaikan visi dan misi dalam debat ketiga yang digelar di Istora Senayan, kompleks Gelora Bung Karno pada Minggu (7/1/2024) (Nawi)
Foto: Bakal calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo nomor urut 3, saat menyampaikan visi dan misi dalam debat ketiga yang digelar di Istora Senayan, kompleks Gelora Bung Karno pada Minggu (7/1/2024) (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (cawapres-cawapres), Ganjar Pranowo dan Mahfud Md, mengemukakan program inovatif yang bertujuan untuk mengangkat peran guru ngaji dan guru keagamaan lain.

Salah satu program unggulan dari pasangan ini adalah "Gaji untuk Guru Ngaji," yang diharapkan akan memberikan penghargaan dan dukungan kepada para pengajar agama di Indonesia.

"Ganjar-Mahfud Md punya program Gaji untuk Guru Ngaji," tulis Ganjar dalam Instagramnya, Rabu (10/1/2024).

Baca Juga: Daftar Cuti Bersama ASN 2024, Ada 10 Hari!

Program ini bertujuan untuk memberikan bantuan finansial kepada seluruh guru ngaji dan guru keagamaan dari berbagai keyakinan agama, termasuk Kristen Protestan, Katholik, Hindu, Buddha, Konghucu, dan agama lainnya.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan akan semakin mendorong semangat dan motivasi para pengajar dalam menyampaikan pelajaran agama dan akhlak yang baik kepada generasi muda Indonesia.

"Setiap bulan, seluruh guru ngaji dan guru keagamaan lain (Kristen Protestan, Katholik, Hindu, Buddha, Konghucu) mendapat bantuan dari pemerintah," kata Gibran.

Baca Juga: PPATK: Transaksi Judi Online Capai Rp517 Triliun, Sejak 2017

Melalui program ini, imbuh Ganjar, pihaknya ingin menghargai peran penting para guru ngaji dan guru keagamaan dalam membimbing anak-anak dalam memahami nilai-nilai agama dan moral. Program ini juga diharapkan akan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama di tanah air.

"Semoga semakin menambah semangat dalam mengajari agama dan akhlak yang baik untuk anak-anak kita," kata dia.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini