NAWACITAPOST.COM - Debat Capres ketiga yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Istora Senayan, Jakarta, mendapat sorotan khusus dari pengamat politik, Airlangga Pribadi Kusman.
Menurutnya, Calon Presiden Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo, berhasil tampil dengan performa terbaik dibandingkan pesaingnya, Prabowo Subianto (Nomor Urut 2) dan Anies Baswedan (Nomor Urut 1).
Airlangga memberikan nilai tinggi untuk Ganjar Pranowo, yaitu 8,5, dengan alasan kepercayaan diri dan ketenangan yang ditunjukkan olehnya.
Baca Juga: Nobar Debat Capres, Agus Setiadji: Ganjar punya kemampuan mengendalikan diri dan mempengaruhi lawan
Menurutnya, Ganjar mampu menyoroti detail-data yang memadai, khususnya terkait kelemahan-kelemahan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Pengamat politik tersebut juga menyoroti keberhasilan Ganjar dalam memahami data internal terkait masalah pertahanan dan posisi Indonesia dalam konteks internasional.
Ganjar dianggap mampu menjelaskan isu-isu pertahanan non-konvensional yang terkait dengan aspek digital, yang menjadi perhatian penting bagi negara.
Baca Juga: Nobar Debat, Kader PDIP Surabaya sembari Sosialisasi KTP SAKTI Ganjar-Mahfud
Namun, Airlangga Pribadi Kusman tidak memberikan penilaian yang baik untuk Prabowo Subianto. Menurutnya, sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo tidak menguasai materi dan tidak siap menghadapi debat khusus mengenai isu pertahanan.
Airlangga menilai bahwa Prabowo tampak tidak siap, terutama dalam menghadapi kritikan dan catatan kritis.
Rentanitas emosional Prabowo terlihat, terutama saat menanggapi pertanyaan sensitif terkait etika, kepemilikan lahan, alutsista bekas, hingga isu luar negeri yang diutarakan oleh Anies Baswedan.
Baca Juga: Program KTP SAKTI Ganjar-Mahfud disambut hangat Warga Nelayan Bulak Surabaya
"Dalam debat kemarin cenderung tidak dapat mengendalikan emosi, dan tidak siap untuk memberikan data yang memadai sehubungan dengan isu pertahanan maupun posisinya sebagai Menteri Pertahanan saat ini," ungkap Airlangga, dikutip dari Detik, Senin (8/1/2024)
Sebagai hasilnya, Prabowo Subianto mendapatkan penilaian rendah sebesar 4,5 pada skala 1-10 dalam debat tersebut.
Artikel Terkait
10 tahun pimpin Jawa Tengah, Ganjar Pranowo entaskan 1 juta masyarakat Miskin
Antisipasi Bencana Demografi, Ganjar-Mahfud Janji 17 Juta Lapangan Kerja Baru
Seribu Emak-emak Tegalsari, Genteng dan Bubutan Siap Menangkan Ganjar-Mahfud
Fokus pada Monetisasi Infrastruktur dan Pertumbuhan Ekonomi, Ganjar Disebut Sebagai Jokowi 3.0
Debat Capres kedua, Ganjar tekankan redefinisi politik luar negeri kekinian
Debat Memanas: Ganjar Tantang Prabowo jelaskan Keakuratan Data Kemenhan
Program KTP SAKTI Ganjar-Mahfud disambut hangat Warga Nelayan Bulak Surabaya
Nobar Debat, Kader PDIP Surabaya sembari Sosialisasi KTP SAKTI Ganjar-Mahfud
Nobar Debat Capres, Agus Setiadji: Ganjar punya kemampuan mengendalikan diri dan mempengaruhi lawan