Jumat, 5 Juni 2026

Sekjen PDI Perjuangan Tanggapi Penggunaan Dasi Kuning oleh Presiden Jokowi sebagai Simbol Politik

Photo Author
Ade Nawacita, Nawacita Post
- Sabtu, 23 Desember 2023 | 17:06 WIB
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto

NAWACITAPOST.COM - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memberikan tanggapan terhadap penggunaan dasi kuning oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sebuah acara.

Menurut Hasto, penggunaan dasi kuning oleh Jokowi merupakan simbol hadiah untuk Partai Golkar sebagai respons terhadap kegagalan partai tersebut dalam mengajukan kandidat presiden dan wakil presiden di Pilpres 2024.

"Dasi kuning yang dipakai oleh Jokowi menjadi simbol hadiah untuk Partai Golkar yang gagal memajukan figurnya di Pilpres 2024.

Baca Juga: Mahfud Md Soroti Isu Pinjaman Online pada Debat Cawapres Pilpres 2024

Sehingga ketika kemudian mendapatkan hadiah dasi kuning yaitu satu hal yang wajar dalam politik," kata Hasto di Jakarta pada Sabtu (23/12/2023).

Hasto menjelaskan bahwa penggunaan dasi kuning oleh Jokowi bukanlah semata-mata sebagai fashion statement, melainkan sebagai ekspresi politik.

Partai Golkar, yang sebelumnya merupakan partai besar, tidak berhasil mencalonkan calon presiden dan calon wakil presiden dari kader-kadernya sendiri.

Baca Juga: Anies Baswedan Apresiasi Kesiapan DPW PKS Jakarta dalam Mengamankan Suara di Pemilu 2024

Sebagai hasilnya, dasi kuning dianggap sebagai hadiah yang diberikan kepada partai tersebut.

Dalam penjelasannya, Hasto menyebut bahwa dasi kuning tersebut hanyalah simbol hadiah, karena Golkar tidak mampu mengusung kader sendiri sebagai calon presiden atau calon wakil presiden.

Namun, Hasto menegaskan bahwa PDI Perjuangan memiliki pendekatan yang berbeda, dengan terus menggembleng kader-kadernya sehingga mampu melahirkan calon-calon pemimpin dari rakyat.

Baca Juga: 142 Peserta Seleksi CPNS Kemenkumham Sumsel Ikuti SKB WPFK

"(Itu cuma hadiah?) Iya. Karena sudah tidak mencalonkan dari kadernya sendiri," tuturnya.

Hasto menekankan perbedaan pendekatan antara Golkar dan PDI Perjuangan dalam hal kaderisasi.

Halaman:

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB