NAWACITAPOST.COM - Sosok Roy Suryo kembali menjadi sorotan publik setelah ikut membahas dugaan ijazah palsu yang dihadapi oleh Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo.
Isu ini pertama kali mencuat setelah dr Tifa mengungkapkan keraguan terhadap validitas ijazah S1 yang dimiliki oleh Gibran. Roy Suryo pun turut bersuara dalam polemik tersebut.
Mengutip akun Twitter @KRMTRoySuryo1 pada Sabtu, 25 November 2023, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini memberikan komentar mengenai kasus dugaan ijazah palsu tersebut.
Dalam cuitannya, Roy Suryo menyarankan agar negara tidak perlu repot dengan adanya sidang terkait ijazah palsu. Ia mengusulkan agar Gibran cukup mengunggah ijazah dari universitas ternama di Singapura dan Australia yang disebutnya.
"Bukan hanya itu, Roy juga menyindir Gibran yang terkesan terlalu bangga dengan kuliah di luar negeri. 'Viral lagi soal IJAZAH PALSU, apalagi yg ‘Produk Luar’. Makanya tdk usah sok gagah2an ke LN, Sekolah-pun dalam Negeri sudah bagus (kecuali semacam ke Harvard atau Oxford yg beneran di AS / UK, bukan di negara2 -cabang- lain),' paparnya," ungkap cuitan Roy Suryo.
Roy Suryo menyoroti sikap bangga Gibran terhadap pendidikan di luar negeri dan mengingatkan bahwa banyak diploma palsu yang beredar bebas di era sekarang. Namun, perlu dicatat bahwa Roy Suryo sendiri memiliki sejarah kontroversial terkait ujaran kebencian.
Dalam kenangan yang kembali diingatkan oleh netizen, Roy Suryo pernah dipenjara selama 9 bulan dan dikenakan denda sebesar Rp150 juta.