pendidikan

Di Tengah Keterbatasan, Pelajar MAN 1 Pasuruan Tembus Parlemen Remaja DPR RI

Sabtu, 12 September 2026 | 20:58 WIB

NAWACITAPOST.COM — Kisah perjuangan keluarga sederhana mengiringi prestasi Shovi Akbar Maulana, siswa MAN 1 Pasuruan yang berhasil lolos dalam program Parlemen Remaja DPR RI.
 
Akbar menjadi satu-satunya pelajar dari Kabupaten Pasuruan yang berhasil membawa nama daerahnya ke tingkat nasional.

Prestasi tersebut terasa semakin istimewa karena diraih di tengah keterbatasan ekonomi keluarga. Ayah Akbar telah meninggal dunia, sementara sang ibu, Nuriyati, hingga kini harus bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menopang pendidikan anak-anaknya.
 
Baca Juga: Wapres Gibran Tembus Asap Kalbar, Instruksikan Pemadaman Gambut Ekstrem dan Minta Maaf
 
Bagi Nuriyati, pendidikan menjadi salah satu harapan terbesar yang ingin terus diperjuangkan meski kondisi keluarga tidak mudah.

“Sebagai seorang ibu, saya hanya ingin anak-anak tetap sekolah dan punya masa depan. Walaupun ayahnya sudah tidak ada dan saya harus bekerja serabutan, saya akan tetap berusaha semampu saya,” ujar Nuriyati.

Ia mengaku bangga sekaligus terharu melihat Akbar mampu memperoleh kesempatan mengikuti program Parlemen Remaja DPR RI.
 
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi bukan alasan untuk berhenti bermimpi.
 
Baca Juga: Skandal Bendungan Margopatut Rp968 Juta: Kejari Nganjuk Tetapkan Tiga Orang Tersangka

“Saya sangat bangga dengan Akbar. Saya tidak menyangka dia bisa sampai ke tingkat nasional. Bagi saya, ini bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga tentang perjuangan anak saya untuk membuktikan bahwa keadaan keluarga tidak menghalangi dia untuk terus belajar,” katanya.

Perjalanan pelajar MAN 1 Pasuruan ini menuju Parlemen Remaja DPR RI juga tidak mudah. Program tersebut diikuti ribuan pelajar dari berbagai daerah. Dari 6.975 pendaftar, hanya 200 pelajar yang dinyatakan lolos sebagai peserta.
 

Dari Jawa Timur, terdapat 29 pelajar yang berhasil terpilih. Sementara untuk wilayah Dapil II, hanya dua peserta yang berhasil lolos, salah satunya adalah Shovi Akbar Maulana dari MAN 1 Pasuruan.
 
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dobel Hadiah MTQ XXXI: Juara I Tembus Rp200 Juta
 
Keberhasilan tersebut sekaligus menjadikan Akbar sebagai satu-satunya perwakilan Kabupaten Pasuruan dalam program Parlemen Remaja DPR RI.

Bagi keluarga, pencapaian Akbar bukan sekadar keberhasilan seorang pelajar menembus program nasional. Lebih dari itu, prestasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang sebuah keluarga yang harus bertahan setelah kehilangan sosok ayah.

Nuriyati berharap keberhasilan anaknya tidak berhenti pada pencapaian Parlemen Remaja. Ia ingin Akbar terus belajar, menjaga sikap, dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk masa depan.

“Saya berharap Akbar jangan cepat puas. Terus belajar, tetap rendah hati dan jangan lupa dengan keluarga. Kalau nanti berhasil, saya ingin dia tetap ingat bagaimana perjuangan keluarganya dari bawah,” pungkas Nuriyati.
 
Baca Juga: Pangkas Birokrasi Demi Pembangunan, Gubernur Jawa Barat Gabungkan Sejumlah OPD

Kisah Shovi Akbar Maulana menjadi gambaran bahwa prestasi tidak selalu lahir dari kondisi yang serba berkecukupan.
 
Di balik langkah seorang pelajar MAN 1 Pasuruan menuju panggung nasional, terdapat perjuangan seorang ibu yang tetap bekerja dan bertahan demi memastikan anaknya memiliki kesempatan untuk mengejar pendidikan dan cita-cita.

Tags

Terkini