novel

Rahasia Umur dan Kehidupan Akhirat

Kamis, 11 Juli 2024 | 20:52 WIB
Ilustrasi kehidupan dan akhirat (Foto istimewa )

NAWACITAPOST.COM - Islam memberikan tuntunan pada umatnya untuk meneladani apa yang dikatakan, dilakukan atau di diamkan oleh Nabi Muhammad SAW. Karena semua yang ada pada Nabi adalah hukum yang harus di tauladani dalam kehidupan. Maka semua laku dan perjalanan Rasulullah ketika kita menjalankan memiliki nilai ibadah.

Kehidupan dunia yang begitu singkat, kadang kita tidak pernah berfikir kalau melakukan sunnah Rasulullah merupakan salah satu upaya menambah kebaikan amal kita untuk bekal di akhirat. Asumsi matematis dunia, kalau kita hidup hanya berumur 60 sampai 70 tahun, sementara penantian kita di alam kubur lamanya ribuan tahun, bagaimana bekal kita yang hanya 70 tahun di dunia?? Itupun kalau diri kita malas ibadah dan banyak melakukan dosa. So pasti hidup kita akan susah!!

Baca Juga: Memahami Sejarah, Mitos, dan Tradisi Malam 1 Suro

Maka kita jangan sampai lelah berbuat baik, melakukan kewajiban sebagai perintah, melakukan sunnah Rasulullah sebagai tambahan amal baik yang kita jadikan bekal di akhirat. Banyak orang menganggap enteng melakukan dosa, padahal dosa yang kita lakukan sama saja dengan membangun lahan siksaan di alam akhirat.

HM Basori, M.Si, penulis artikel (Foto istimewa )

Situasi akhirat beserta aksesorisnya yang menyeramkan bukan cerita, itu pasti terjadi sesuai dengan janji Allah SWT. Maka menumpuk amal baik bagi kita orang awam, harus dilakukan sejak dini. Di akhirat tidak ada garansi dan asuransi siksaan menjadi keindahan. Rekam jejak kehidupan akan menjadi teman dan sahabat kita di alam akhirat (mulai di alam kubur sampai hisap antara masuk surga dan neraka).

Baca Juga: Keutamaan Ibadah Haji Dalam Kehidupan

Dunia adalah taman akhirat, apa yang kita jalani di dunia, akan kita rasakan enak dan tidak enaknya di akhirat kelak. Hakikat dunia itu hanyalah “la'bun” wa “lahwun”, yaitu fatamurgana, senda gurau, main-main, melalaikan dan bersifat sementara atau tidak ada keabadian di dalamnya. Maka kita mesti harus sadar dengan sepenuh hati untuk selalu berjuang berbuat baik.

Jika mendengar dan melihat info akhirat, pikiran kita pasti merasakan siksa dulu, enak sebentar, siksa losss, enak sebentar atau bahkan siksaan yang tiada akhir. Apakah tidak ngeri membayangkan kelakuan kita di dunia yang penuh dosa dan kesalahan. Namun itulah kehidupan yang kau pilih.

Baca Juga: Rahasia Dibalik Melempar Jumroh Dalam Haji

Maka menyadari kesalahan dan dosa yang kita lakukan, hingga kita sadar untuk berbuat baik merupakan keseimbangan hidup untuk selamat dari siksa akhirat. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

اتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

Artinya: Bertaqwalah kepada Allah dimanapun kita berada, iringilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, dan pergaulilah manusia dengan adab yang baik. Semoga kita diberikan kekuatan untuk melakukan perintah yang mulia tersebut.

Baca Juga: Mengintip Situasi Akherat

Berikut ini Amalan Ringan Berpahala Besar: 

Halaman:

Tags

Terkini

Mengambil Hikmah Perjuangan Kader NU Ketika Di PPP

Selasa, 27 Agustus 2024 | 06:00 WIB

Makna Strategis Elektabilitas Dalam Pilkada Tahun 2024

Selasa, 13 Agustus 2024 | 15:47 WIB

Pentingnya Memahami Rekam Jejak Kandidat Bupati

Minggu, 11 Agustus 2024 | 20:27 WIB

Jangan Jadikan Uang Jadi Tuhanmu

Jumat, 9 Agustus 2024 | 08:43 WIB

Mewaspadai Oportunis Politik dalam Pilkada 2024

Kamis, 8 Agustus 2024 | 20:22 WIB