Padang Arafah menyadarkan kita bahwa kekayaan dan jabatan tidak ada gunanya ketika Allah telah menggiring kita di Padang Mahsyar. Kita memang tidak butuh apa-apa dan tidak membawa apa-apa selain amal baik dan amal jariyah yang kita tanam sama saya hidup di dunia.
Padang Arafah menyadarkan kita bahwa Allah Maha Besar atas kekuasaannya baik di langit maupun di bumi. Sehingga kita sebagai makhluk harus melepas semua keangkuhan dan kesombongan dalam hati kita, karena ketika Allah mengambil kita bukanlah siapa-siapa.
Padang Arafah menyadarkan kita bahwa kelak akan merasakan panasnya matahari dan dinginnya angin malam yang menyengat. Hanya kebaikan kita yang akan menemani kondisi yang sangat menyeramkan tersebut.
Baca Juga: Mencari Berkah di Akhir Romadlon
Maka ketika besok di Padang Mahsyar manusia akan memikirkan diri sendiri, sudah tidak ada yang berpikir untuk orang lain. Mata uang dolar dan rupiah tidak ada dan tidak berguna. Haus dan panas akan ditahan oleh amal baik kita.
Amal baik kita akan diwujudkan oleh Allah sesuai janjinya, demikian juga dosa yang kita lakukan. Semua kisah dan perjalanan di Padang Mahsyar tercermin pada safari wukuf saat menjalani rukun haji ini.
Maka bagi siapa saja yang di taqdirkan oleh Allah tahun ini melaksanakan ibadah haji, maka perbaiki niat hanya untuk mendapatkan ridlo Allah, memohon ampunan kepada Allah atas segala dosa yang kita lakukan. Ada beberapa dosa yang kita lakukan, hanya dengan wukufkan dosa tersebut bisa diampuni oleh Allah SWT.
Baca Juga: Mengintip Situasi Akherat
Dosa yang kita lakukan dengan kesadaran atau kelalaian, memohon kepada Allah untuk kebaikan hidup bagi diri kita dan keluarga kita.
Memohon kepada Allah untuk mati yang Husnul Khotimah, serta memohon kepada Allah semoga besok diberi kemudahan dan kekuatan ketika di Padang mahsyar hingga sampai pada surganya Allah SWT.
Setelah kita melaksanakan wukuf seluruh dosa dan kesalahan kita diampuni, sebagaimana bayi yang baru lahir tidak memiliki dosa. Begitulah janji Allah kepada siapa saja yang melaksanakan ibadah haji.
Baca Juga: Menjelang Idul Fitri dan Kesedihan Hati
Kita mendoakan kepada seluruh jamaah haji, semoga Allah memberikan kesehatan, kekuatan dan kesabaran, kelak setelah pulang, Allah memberikan predikat haji mabrur. Aamiin
Hanya sebuah catatan sederhana semoga memberi inspirasi untuk menjalankan ibadah haji Melaksanakan dengan penuh kesabaran dan mendapatkan Ridlo Allah. Bagi yang belum bisa kesana, semoga Allah memberikan Rizqi yang banyak sehingga bisa mengunjungi Baitullah dan ziarah Makam Nabi Muhammad SAW.