NAWACITAPOST.COM - Menjalani hidup yang indah, nyaman dan tentram tidak harus menggenggam kekayaan dan jabatan. Manusia mulai lupa jika kebahagiaan dan kenyamanan tidak perlu dicari jauh-jauh, karena sewaktu-waktu kita bisa mendapatkannya. Allah memberikan kenyamanan hati ketika seseorang mampu menghadirkan Allah SWT dalam sujudnya.
Allah SWT memberikan ketenangan, kenyamanan bahkan sebuah kekuatan bahwa hari dimana hatimu sedih, merasa berat bahkan seperti putus asa. Menghadirkan Allah SWT dengan dzikir dengan kepasrahan akan melahirkan sebuah kekuatan dan obat dari semua kesedihan akibat beban hidup.
Baca Juga: Memberi Ruang Untuk Cinta Tanah Air dan Jiwa Nasionalisme Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Untuk menuju hati yang indah dan bahagia, perhatikan apa yang kamu makan, seberapa besar potensi haramnya, seberapa banyak yang kamu makan, karena makan berlebihan membuat ngantuk dan menutup hati dari semangat mengabdi. Seberapa serakah fikiranmu tentang dunia. Keserakahan melahirkan hati yang keras hingga sulit ditembus oleh kebaikan dan cahaya ilahi.
Peliharalah kesehatan fisik dengan baik, karena kepayahan melahirkan kemalasan yang membuat malas beribadah. Fisik yang sakit melahirkan hati yang lemah, tenaga berkurang, fikiran malas untuk berbuat kebaikan.
Baca Juga: Mengurai Masalah Bangsa Yang Membuat Rakyat Setengah Merdeka
Jangan pernah mencari kesalahan orang lain jika hatimu tidak nyaman, coba diam dan renungkan!! Ada apa dengan badanmu, ada apa dengan fikiran jelekmu, ada apa dengan apa yang kau makan dan apakah anda lupa sholat khusuk dan berzikir?? Semua hanya dirimu yang tau!!
Dunia butuh harta dan kekayaan, namun jangan sampai keyakinan hati tergadaikan. Dunia akan bisa kita raih dengan mudah, ketika hati dan fikiran kita diliputi keyakinan hidup adalah menjalani takdir Allah SWT. Terlalu banyak orang mengejar dunia tanpa disertai hati yang pasrah yang pada akhirnya dia lelah, sakit, hingga mati dengan sia-sia.
Baca Juga: Jangan Jadikan Uang Jadi Tuhanmu
Manusia jelas akan mati. Mati dengan hati yang ada Allah di dalamnya, itu yang diharapkan oleh setiap orang. Maka berjuanglah untuk menghadirkan hati yang bahagia biar hidupmu selalu indah. Sebuah renungan bagaimana mengindahkan hati yang galau, sedih atau bahkan rapuh.
Catatan ini tidak mewakili hati siapa-siapa, termasuk penulis artikel ini, karena yang penulis artikel ini selalu berjuang, agar hatinya selalu bahagia. Jika yang membaca pengen bahagia juga, mari kita berjuang, pasti suatu saat semua akan bahagia dengan cara kita masing-masing.
Nganjuk, 19 Agustus 2024
Penulis HM Basori M.Si
Direktur Sekolah Perubahan, Training, Research, Consulting, and Advocacy
Artikel Terkait
Memahami Sejarah, Mitos, dan Tradisi Malam 1 Suro
Rahasia Umur dan Kehidupan Akhirat
Jangan Jadikan Uang Jadi Tuhanmu
Mengurai Masalah Bangsa Yang Membuat Rakyat Setengah Merdeka
Memberi Ruang Untuk Cinta Tanah Air dan Jiwa Nasionalisme Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara