news

Libur Week End, Saatnya Berkunjung ke History of Java Museum

Jumat, 16 Juni 2023 | 10:41 WIB

NAWACITApost.com, Travel- Libur week end adalah saat yang dinantikan oleh banyak orang untuk beristirahat. Sambil menikmati waktu luang libur week end, tak ada ruginya juga untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah, seperti museum.

Salah satu destinasi wisata yang bisa Anda kunjungi saat libur week end, yaitu History of Java Museum. Uniknya, museum ini berlokasi di bangunan bekas Pyramid Cafe. Anda bisa mengunjunginya, di Jalan Parangtritis Km 5.5, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta.

Banyak sekali koleksi benda purba yang sangat memikat naluri seni Anda. Selain itu, Anda akan disuguhkan sebuah cerita lengkap tentang sejarah pulau Jawa di sini. Mulai dari 2,5 juta tahun sebelum Masehi (SM) lalu, masa kejayaan kerajaan di tanah Jawa, hingga kebudayaan Jawa di masa sekarang.

Museum ini juga satu-satunya di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang menggunakan teknologi Augmented Reality. Dengan teknologi AR, belajar budaya Jawa menjadi lebih menarik.

Lalu, ada apa saja di History of Java Museum? Berikut ini beberapa koleksi benda-benda kuno estetik yang menjadi sisi menarik di museum ini:

1. Hiasan Kayu Berukir Sosok Semar

Anda yang menyukai hasil seni ukir apa yang disebutkan pemandangan yang sangat menakjubkan di museum ini karena di sana terdapat hiasan kayu ukiran berupa sosok Semar yang dilengkapi dengan sulur tanaman. Hiasan ukir kayu ini ini diperkirakan muncul pada abad 19. Sosok Semar diukir sebagai hakikat bagi penganut kepercayaan tertentu atau kapitayan.

2.Tempat Mencuci Keris

Terdapat pula tempat pencucian keris yang ada pada abad ke-18. Koleksi benda kuno yang jadi Sisi menarik dari History Of Java Museum ini menjadi aset berharga yang masih tersimpan hingga saat ini.

Sesuai dengan namanya tempat unik ini berfungsi sebagai penghilang noda atau karat yang sering muncul pada bilah keris. Jamasan atau tempat pencuci keris ini dilengkapi dengan sabut kepala, batu bata, jeruk nipis, dan bahan pencuci keris lainnya. Teknik perawatan keris yang seperti ini bermula sejak zaman Majapahit.

3. Pataka

-


Koleksi benda kuno yang menjadi Sisi menarik dari History Of Java Museum selanjutnya adalah pataka. Benda ini diperkirakan muncul sejak abad 13 tepatnya pada masa kerajaan Majapahit. Bentuk dari benda ini adalah trisula dilengkapi dengan hiasan kepala naga. Pataka disebut-sebut sebagai warisan atau peninggalan Kerajaan Singasari yang kemudian diambil alih oleh kerajaan Majapahit.

4. Kentongan

Sisi menarik yang ada pada museum ini juga tersimpan dalam koleksi benda kuno kentongan yang juga tidak kalah uniknya dengan benda-benda purba yang lainnya. Ketemuan ini memiliki bentuk berupa sosok laki-laki memakai kopiah. Kabarnya kentongan ini berasal sejak abad ke-17 pada zaman kerajaan Mataram.

Kentongan ini berfungsi sebagai penanda waktu salat pada zamannya. Ketika masyarakat sudah mendengar bunyi kentongan maka mereka akan berbondong-bondong untuk pergi ke mushola atau salat di rumahnya masing-masing.

5. Kancip

Kalau Anda penasaran pada bentuk kancip bisa memperhatikan gunting. Benda ini muncul pada abad 18 sampai 19. Bahan dasar dari kancil ini adalah perak dan besi. Sedangkan untuk motifnya paksi nagaliman atau seperti burung berkepala gajah yang dilengkapi dengan belalai membawa senjata trisula. Fungsi dari konsep ini adalah sebagai pelengkap makan sirih.

Nah, itulah beberapa sisi menarik dari koleksi benda-benda kuno yang tersimpan di History of Java Museum yang bisa Anda kunjungi saat berwisata ke kota Yogyakarta, saat libur week end tiba. Dari benda-benda bersejarah ini tentu Anda bisa mendapatkan banyak pelajaran sekaligus dapat menjelajahi masa lampau dengan menikmati setiap estetika yang terpancar pada benda-benda purba tersebut.

 

 

 

 

Tags

Terkini