news

Korban Bully di Karo Pilih Tak Sekolah

Kamis, 8 Juni 2023 | 16:15 WIB

Karo, NAWACITApost.com - Kasus perundungan (bullying) masih marak terjadi di dunia pendidikan di Indonesia. Terbaru, kasus bullying menimpa siswi di SMAN 2 Kabanjahe, Karo, Sumatra Utara (Sumut).


Siswi berinisial Y itu bahkan pilih enggan untuk melanjutkan sekolah setelah menjadi korban bullying teman-teman sekolahnya. Sambil terisak air mata, Y menceritakan, awalnya ia sangat senang diterima di sekolah barunya, SMAN 2 Kabanjahe.


"Saya sangat senang bisa diterima sebagai siswi di SMAN 2 Kabanjahe, karena memang sejak duduk bangku SMP, saya berusaha supaya dapat meraih juara kelas agar bisa masuk ke SMA N 2 Kabanjahe," kata Y, kepada awak media, dikutip Kamis (8/6/2023).


Namun, ia tak habis pikir setelah diterima menjadi siswi SMAN2 Kabanjahe malah menjadi korban perundungan. "Sehingga saya memutuskan untuk tidak sekolah lagi," tutur Y.


Y menuturkan, dirinya sempat mengikuti proses belajar selama kurang lebih 4 bulan di SMA N 2 Kabanjahe. Namun, ia tak tahan menerima cemoohan dari teman-teman sekolahnya.


"Awalnya itu terjadi ketika mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, materinya tentang kesukuan. Sejak saat itu, teman sekelas saya tidak pernah memanggil nama saya dan selalu bilang 'hei Nias'," kata Y


Ketika ditanya apakah pernah melaporkan ke pihak sekolah,Y mengaku tidak berani karena takut malah akan kena marah. Y juga mengaku tidak pernah ditanya pihak sekolah mengapa ia tidak sekolah lagi dan hanya mendapatkan surat panggilan, serta surat yang menyatakan bahwa ia telah dikeluarkan dari sekolah.


"Saya tidak berani melapor ke guru pak, takutnya malah kena marah. Sejak saya tidak masuk sekolah lagi, juga tidak pernah ada guru atau teman sekelas yang datang menanyakan kenapa saya tidak sekolah lagi," kata Y.


Y mengaku sangat trauma akibat bullyian yang dialaminya. Ia berharap agar  kejadian yang menimpanya tidak dialami pelajar lainya karena sangat berpengaruh pada mental korban.


"Bahkan saya merasa seolah tidak ada yang simpati pada  saya seperti tidak ada yang bersahabat," kata Y.


Sementara itu, Kepala sekolah SMA N 2 Kabanjahe Lesman Tarigan membantah pernah terjadi buly terhadap salah satu pelajarnya yang sudah tidak mau lagi sekolah di SMA N Kabanjahe. "Kami sudah tanyakan ke teman sekelasnya dan juga ke guru BP. Mereka menyatakan kalau yang bersangkutan tidak pernah di-bully," jawab Lesman.


Yanto Lase

Tags

Terkini