Jakarta, NAWACITApost.com - Pemandangan kocak terjadi di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pasalnya, ratusan kerbau itu sering merumput di kawasan bandara.
Pengelola bandara PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I Bandara Internasional Lombok dibuat risau dengan pemandangan tersebut. Pasalnya, kerbau-kerbau tersebut berpotensi mengganggu operasional penerbangan.
"Kegiatan ini sudah berlangsung cukup lama," kata Humas AP I Bandara Internasional Lombok Arif Haryanto, dikutip dari Detik.com, Kamis (11/5/2023).
Meskipun warga sudah pernah diperingati agar tidak menggembalakan kerbaunya di area bandara, tetapi mereka tetap bandel. Bahkan, mereka tak segan-segan membuat kandang kerbau di area bandara.
"Jadi, ada beberapa kandang kerbau yang sengaja dibuat di dalam bandara," kata Kepala Satpol PP Lombok Tengah Lalu Rinjani.
Ratusan kerbau tersebut merupakan milik puluhan peternak dari tiga desa di sekitar bandara, yaitu Desa Tanak Awu, Desa Ketare, Kecamatan Pujut, dan Desa Penujak di Kecamatan Praya Barat. General Manager AirNav Indonesia cabang Lombok Kiki Adrian mengungkapkan, ratusan kerbau itu bahkan mendekati landasan pacu pesawat di Bandara Lombok.
Ia juga tak menampik bahwa terdapat hewan liar lainnya yang berpotensi mengganggu proses penerbangan. "Ya, memang di sini banyak hewan liar. Biasanya ada anjing, biawak, hingga burung. Kerbau juga berbahaya jika masuk ke area landasan pacu," jelas dia.