news

Antisipasi Bencana, Lapas Suliki Gandeng BPBD 50 Kota

Kamis, 27 April 2023 | 17:22 WIB
Simulasi dan Sosialisasi bencana diiikuti antusias oleh seluruh pegawai dan warga binaan pemasyarakatan.

Padang, NAWACITAPOST.COM - Dalam Rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2023, Kalapas Suliki Gandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lima Puluh Kota, dalam kegiatan simulasi bencana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Suliki, Kamis (27/04/23).

Simulasi dan Sosialisasi bencana diiikuti antusias oleh seluruh pegawai dan warga binaan pemasyarakatan. Dalam kegiatan sosialisasi dan simulasi para warga binaan dan pegawai Lapas diajarkan langkah langkah bagaimana cara menghadapi bencana jika terjadi.

Diketahui Sumatera Barat juga termasuk rawan bencana. Seperti Gempa Bumi yang baru saja dialami di daerah Kabupaten lima puluh kota, gempa skala 6,9 magnitudo di kepulauan Mentawai.

Kepala Lapas Kelas III Suliki, Kamesworo mengatakan, simulasi dilakukan untuk mempersiapkan Kesiapsiagaan petugas dan warga binaan.

"kami dengan BPBD 50 kota melakukan simulasi bencana alam gempa bumi bagaimana menghadapi bencana serta Pertolongan Pertama Gawat Darurat," sebut Kalapas Kamesworo.

Diketahui dalam 5 bulan terakhir sudah dirasakan 3x getaran gempa di daerah Suliki. "Karena itu, simulasi dilakukan untuk mempersiapkan tata cara melakukan evakuasi dalam Standar Opersional Prosedur (SOP) saat kejadian bencana, ".

Tampak Kegitan simulasi dimulai dimana para petugas melakukan evakuasi warga binaan dan mengumpulkan mereka di satu titik kumpul.

Selain itu, dilakukan pula upaya pencegahan timbulnya kepanikan dan potensi adanya warga binaan yang hendak melarikan diri. "Memang kan kalau bencana panik, banyak yang memanfaatkan kesempatan. Namun itu kita antisipasi," kata kames.

Simulasi juga untuk mempersiapkan mental petugas ketika ada bencana. Selain itu, pihaknya juga melatih para warga binaan agar bisa melakukan upaya penyelamatan.

Sementara, Kepala BPBD Lima Puluh Kota, Rahmadinol mengatakan, Area Lapas Suliki merupakan salah satu titik rawan apabila terjadi bencana alam seperti seringnya terjadi Gempa.

"Kami rombongan bersama Tim BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota menjelaskan secara detail mitigasi bencana, sosialisasi dan juga edukasi, dalam pantauan di lapangan gedung lapas ini memiliki segitiga emas penyelamatan cukup banyak di lokasi gedung lapas suliki, ada nya sekat tiang tiang.

"Pertama jangan panik ketika terjadi gempa coba untuk penyelamatan dengan bersandar di tiang tiang penyangga, tetap tenang menunggu di evakuasi" ucap rahmadinol

pentingnya untuk dilakukan simulasi. Simulasi bertujuan agar para petugas tidak panik dan sigap melakukan penanganan saat terjadi bencana. Pasalnya, petugas memiliki peran kunci saat melakukan evakuasi. (Er)

Terkini