Jakarta, NAWACITAPOST.com- 23 Mei 2010, diusia 40 tahun lebih 2 bulan. Saat itu Anas menang dalam pertempuran Kongres ke -2 Partai Demokrat di Bandung.
Baca Juga : Anas Urbaningrum Selangkah Lagi jadi Ketua Umum
Ada tiga calon. Andi Malarangeng (calonnya Presiden RI ke - 6 SBY), Anas Urbaningrum, dan Marzuki Alie.
Tetapi, calonnya SBY kalah di putaran pertama, hanya mendapat 82 suara, Anas 236 suara dan Marzuki 209 suara.
Berarti hanya Anas dan Marzuki yang masuk dalam putaran kedua. Di putaran kedua ini Anas meraih 280 suara (penambahan 44 suara), dan Marzuki 248 suara (penambahan 39 suara).
Namun, jabatan sebagai Ketum Partai Demokrat oleh pria kelahiran 15 Juli 1969 hanya di embannya selama 33 bulan atau 2 tahun lebih 9 bula3 tahun (23 Mei 2010 – 23 Februari 2013).
Walaupun calonnya SBY kalah. Anas tetap merangkul anak kedua SBY, Ibas mendampinginya sebagai Sekjen. Anas ingin menempatkan SBY sebagai pihak yang tidak kalah 100 persen dalam pertarungan di Kongres tersebut.
Namun, upaya Anas menempatkan Ibas di Sekjen. Rupanya tak mengobati luka hati SBY. Berbagai cara dilakukan, sampai akhirnya Anas mendekam di penjara lapas Sukamiskin selama 9 tahun lebih 3 bulan.
Kini Anas telah bebas, dan sudah 10 hari berada di Bandung, Blitar, dan Duren Sawit Jakarta Timur.
Pendukung sejati Anas di partai Demokrat masih ada. Jika kongres berlaku fair dan tidak pat gulipat, dan semuanya diserahkan pada AD/ ART yang disepakati bersama saat pendirian partai Demokrat, bukan tidak mungkin mantan Ketum HMI ini merebutnya kembali.