Jakarta, NAWACITApost.com - Nasya Samidin Collyer atau akrab dikenal sebagai Nasya Collyer sudah tak asing lagi dalam jagat mode. Alumnus fashion design ESMOD ini menekuni bisnis busana sejak usia muda.
Ia merasa senang dan ada rasa kepuasan tersendiri kala melihat wanita tampil cantik mengenakan busana-busananya. Dari situlah keinginannya semakin besar untuk menekuni dunia fashion lebih dalam lagi.
Sebelum mengeluarkan koleksi rancangannya, rupanya Nasya sempat riset terlebih dahulu. Dari hasil riset tersebut, Nasya kemudian mantap mengambil kain tapis abung asal Lampung sebagai tema dan bahan dasar rancangannya.
Nasya menuturkan, ada alasan khusus dirinya memutuskan untuk mengambil kain tapis sebagai pilihan utamanya untuk merancang gaun yang cantik. Menurutnya, kain tapis dipakai oleh masyarakat Lampung untuk acara-acara khusus, seperti pernikahan dan acara adat sebagai simbol kebanggaan, budaya, dan kekayaan.
"Ternyata kain tapis itu bagus untuk dibikin gaun. Di sini saya bermainnya tidak begitu banyak pilihan warna, karena saya mencoba untuk konsekuen memilih salah satu motif," kata Nasya, di Jakarta, Kamis (13/4/2023).
Untuk diketahui, jejak sejarah tapis Lampung berkembang seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan kebudayaan Lampung. Namun, dilihat dari berbagai motif yang ada, sejarah tapis sudah ada sejak zaman Hindu sekitar abad ke 12-13 M, bahkan diyakini sejak zaman pra sejarah.
"Kain tenun indah yang disebut tapis ini adalah sarung tradisional dari Lampung, Sumatera, Indonesia. Tapis memiliki begitu banyak motif dan warna untuk dipilih dan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk membuatnya, hal ini tentunya menjadikan kain tapis istimewa," kata dia.
-
Khusus untuk daerah Abung Lampung Utara, tapis jenis ini dipakai oleh para gadis dalam menghadiri upacara adat. Nah, untuk melihat koleksi tapis yang memiliki beragam motif tersebut, Nasya Collyer bakal menggelar pameran busana dalam waktu dekat ini.
"Kain tapis itu kan banyak ya motifnya. Saya di sini fokusnya yang tenun abung. Menurut saya tenun abung itu unik, terus mewah. Saya ingin membawa kebanggaan ini untuk berbagi dan menginspirasi dunia dan untuk mendukung ekonomi lokal dengan desainnya yang unik dan modern, disesuaikan dari tenunan tapis menjadi gaun-gaun cantik yang dapat dikenakan banyak orang untuk acara khusus merayakan kehidupan," kata Nasya.
Rencananya, perhelatan itu akan digelar pada 14 April 2023 bersamaan dengan perayaan hari ulang tahun Nasya yang ke-40 tahun. Acara akan digelar di Hotel Grand Kemang. Informasi lebih lengkap mengenai Nasya Collyer, kunjung Instagramnya di https://www.instagram.com/nasya.collyer/.
"Saya berharap generasi muda dapat terus melestarikan peninggalan generasi para leluhur yang sudah ada dan menjaga kearifan lokal, dengan melestarikan kain tapis asal Lampung ini," kata Nasya.