news

Layanan BISKITA Trans Pakuan akan Segera Berbayar

Sabtu, 1 April 2023 | 19:43 WIB

Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan memastikan bahwa layanan BISKITA Trans Pakuan di Kota Bogor akan segera dikenakan tarif berbayar dalam waktu dekat. Tarif yang akan segera diberlakukan ini sesuai dengan usulan Walikota Bogor yang didapat dari hasil kajian konsultan Dinas Perhubungan Kota Bogor mengenai _Ability To Pay_ (ATP) atau kemampuan untuk membayar jasa pelayanan dan _Willingness To Pay_(WTP) atau kesediaan pengguna untuk mengeluarkan imbalan atas jasa yang diperolehnya. Namun, kami pastikan tarif yang nantinya ditetapkan masih akan memperoleh bantuan/subsidi.

Direktur Angkutan BPTJ, Tatan Rustandi mengatakan, saat ini kami tengah menunggu penetapan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengenai tiket berbayar pada layanan BISKITA Trans Pakuan karena ini akan menjadi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
“Sekarang ini memang masih belum berbayar, tapi dalam waktu dekat kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan, mudah-mudahan tidak terlampau lama untuk ditetapkan karena ini masuknya adalah kepada PNBP. Kemudian untuk tahap awal tarif yang akan berlaku bersifat _flat_ dan setelah tarif resmi diberlakukan akan dievaluasi serta ditinjau kembali kebijakannya untuk membedakan tarif bagi mahasiswa, pelajar dan lansia." ujarnya.”

Tatan juga menambahkan, BPTJ sudah mulai melakukan sosialisasi mengenai layanan BISKITA Trans Pakuan yang akan segera bertarif bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor, operator, dan stakeholder terkait sejak hari ini (Sabtu, 01/04/23).

Sosialisasi lanjutan akan dilakukan secara masif melalui media sosial, media cetak dan elektronik, FGD dengan pengamat transportasi, mahasiswa, pelajar dan elemen masyarakat lainnya.
“Sosialisasi ini merupakan salah satu tahap yang harus dilalui sambil mengakselerasi ketentuan penetapan tarif dari Kementerian Keuangan. Sosialisasi akan dilakukan selama sepekan, jika tarif telah ditetapkan oleh Kementerian Keuangan sebelum masa sosialisasi selesai maka tarif akan tetap diberlakukan setelah masa sosialisasi selesai dilakukan.” ungkap Tatan.

 

Layanan BISKITA Trans Pakuan di Kota Bogor merupakan percontohan/referensi dari skema pembelian layanan / Buy The Service sebagai upaya dan strategi Kementerian Perhubungan untuk menstimulan penyediaan dan pengembangan transportasi massal berkelanjutan (sustainable). Kehadiran bus yang nyaman dan aman merupakan hal yang selalu diutamakan. Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Perhubungan yang menekankan pentingnya pengembangan angkutan massal perkotaan.

Menurut Tatan, BISKITA Trans Pakuan sangat diminati oleh masyarakat Kota Bogor. Hal tersebut terlihat dari tingginya angka load factor BISKITA Trans Pakuan yang mencapai 106,96%. Angka tersebut menunjukan antusiasme yang tinggi dari masyarakat terhadap layanan BISKITA Trans Pakuan yang sudah beroperasi kurang dari dua setengah tahun. Oleh sebab itu, ia memastikan, pemerintah akan terus melakukan pengembangan untuk mempertahankan tingkat pelayanan, kepastian, serta terjangkau bagi pengguna.

"Layanan BISKITA Trans Pakuan yang sudah kita jalankan ini sudah cukup bagus karena minat masyarakat ini sangat tinggi, namun memang masih membutuhkan berbagai perbaikan dan penyempurnaan. Semuanya ini demi terwujudnya modernisasi serta kesetaraan layanan angkutan umum yang akan merubah peradaban bertransportasi." pungkasnya. (NPD/KR)

Tags

Terkini