news

Sosok Irjen Karyoto, Deputi Penindakan KPK yang Pernah Dilaporkan Soal Formula E

Rabu, 29 Maret 2023 | 10:09 WIB
Foto: net

Jakarta, Nawacitapost.com-Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengangkat Irjen Fadil Imran menjadi Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabarhakam) Polri.

Jabatan Kapolda Metro Jaya yang semula dijabat Fadil Imran akan digantikan Irjen Karyoto. Irjen Karyoto menjadi Kapolda Metro Jaya yang ke-41, gantikan Fadil Imran.

Siapa Irjen Karyoto, seorang Deputi Penindakan KPK yang akan memimpin Polda Metro Jaya menggantikan Irjen Fadil Imran ?

Irjen Pol Karyoto adalah Jenderal Bintang 2, Lahir di Pemalang, Jawa Tengah pada Oktober 1968.

Karyoto lulus dari Akpol pada tahun 1990. Ia berpengalaman dalam bidang reserse.

Sebelum akhirnya bertugas di KPK, Karyoto pernah menjabat Wakapolda Yogyakarta pada tahun 2019-2020. Sebelum itu, Karyoto mengemban amanah Wakapolda Sulawesi Utara.

Jabatan terakhirnya, Deputi Penindakan KPK yang dijabat sejak 2020, yang kemudian, Ketua KPK Firli Bahuri mengembalikan Irjen Karyoto dengan Brigjen Endar kembali ke Polri pada Februari 2023 lalu.

Irjen Karyoto sempat menjadi pusat perhatian awal Januari lalu. Karyoto dilaporkan ke Dewan Pengawas KPK terkait dugaan ketidakprofesionalan dan pelanggaran prosedur saat menyelidiki penanganan kasus Formula-E. Kasus tersebut mencuat Januari 2023 lalu.

Sementara kiprahnya di KPK, Karyoto pernah menangani kasus korupsi suap perizinan pertambangan yang melibatkan Mardani Maming.

Kemudian pada Mei 2022, Karyoto juga mengungkap kasus korupsi pengadaan pupuk Hayati yang melibatkan Dirjen Hortikultura Kementrian Pertanian, Hasanuddin Ibrahim.

Soal harta kekayaan, Irjen Karyoto tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Hasil Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 6 Februari 2023 berjumlah Rp 7,7 Miliar.

Karyoto melaporkan harta kekayaannya sepanjang 2022 yakni;memiliki 7 bidang tanah dan bangunan. 6 di antaranya berada di Garut dan 1 di Sleman.

1 tanah dan bangunan miliknya berasal dari warisan, sementara 6 lainnya merupakan hasil sendiri.

Total nilai tanah dan bangunan milik Karyoto Rp 5.720.000.000 atau Rp 5,7 Miliar.

Karyoto juga memiliki 3 unit mobil, yakni satu Toyota Alphard dan dua Toyoto Innova. Total nilainya Rp 1,74 miliar.

Berikutnya, Karyoto memiliki harta bergerak lainnya Rp 500 juta, serta kas dan setara kas Rp 650 juta. Karyoto juga memiliki utang Rp 900 juta. Sehingga total hartanya ialah Rp 7.710.000.000 atau Rp 7,7 miliar.

Tags

Terkini