news

Dengarkan Keluhan Petani, Moeldoko Minta Pupuk Kaltim Penuhi Pasokan

Selasa, 7 Maret 2023 | 13:26 WIB

Jakarta, NAWACITApost.com - Beberapa waktu lalu, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mengunjungi tanah kelahirannya di Desa Pesing, Kediri, Jawa Timur. Saat itu, ia menyempatkan berdialog dengan para petani.

"Ini gimana Cak Narto, bagaimana hasilnya?" tanya Moeldoko kepada Cak Narto.

"Iya lumayan, pak!" jawab Cak Narto.

Dialog tersebut berjalan dengan penuh nuansa kekeluargaan. Moeldoko juga sempat menanyakan tentang kondisi petani saat ini. Meski terjadi perubahan yang cukup baik, tetapi para petani masih mengeluhkan soal pupuk.

"Kalau bisa pupuknya lancar gitu lho pak. Pupuk subsidinya," kata petani.

Mantan Panglima TNI ini juga menanyakan, apakah sudah ada bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan). Namun, para petani itu menjawab baru mendapatkan bantuan berupa traktor. Mereka pun diminta untuk mengajukan bantuan, terutama mesin untuk mengolah pupuk kompos.

"Bikin suratnya ya, nanti saya kawal," kata Moeldoko.

Mendengar keluhan para petani tersebut, Moeldoko langsung bertindak cepat. Beberapa hari yang lalu, Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ini, mengunjungi PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim). Pada kesempatan tersebut, ia meminta pasokan pupuk harus terpenuhi untuk menjaga ketahanan pangan.

"Kami sangat mengapresiasi kinerja Pupuk Kaltim dan berharap dapat terus menjalankan amanah dalam memenuhi ketersediaan pupuk bagi petani secara cepat dan tepat," kata Moeldoko.

Dia mengatakan, Pupuk Kaltim dapat terus meningkatkan performa dan penguatan kapasitas bisnis dalam mendukung terpenuhinya kebutuhan pupuk dalam negeri. Sehingga mampu meningkatkan kontribusi terhadap kemajuan pertanian di Indonesia.

"Menahan kebutuhan pupuk sama saja menahan kebutuhan makannya orang Indonesia," kata Moeldoko.

Sebagaimana diketahui, ketahanan pangan merupakan salah satu fokus perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menghadapi isu global terkait krisis pangan. Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi guna menjamin ketercukupan pangan dalam negeri, sekaligus memberikan kontribusi terhadap kebutuhan pangan dunia.

Maka dari itu, ketersediaan pupuk sangat berpengaruh terhadap produktivitas hasil pertanian dan juga pendapatan petani dalam mencapai kesejahteraan. Sebab, tanpa ada kecukupan pupuk, maka pendapatan petani pun akan terpengaruh bahkan menurun.

"Hal itu akan menyebabkan munculnya kemiskinan baru yang ujungnya berpengaruh pada indeks pembangunan manusia," kata Moeldoko.

Tags

Terkini