news

Sejarah Depo Pertamina Plumpang, Pernah Raih Nominasi Terminal BBM Terpenting di Indonesia

Minggu, 5 Maret 2023 | 05:41 WIB
Foto: Pertamina

JAKARTA, NAWACITAPOST.COM-- Sejarah Depo Pertamina Plumpang pernah masuk kategori sebagai tangki BBM terpenting di Indonesia.

Kemensos Berikan Bantuan Korban Ledakan di Depo Pertamina Plumpang

Prestasi ini tercatat dalam sejarah Depo Pertamina Plumpang atau Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang 2018 silam.

Depo yang bernama Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang PT Pertamina diketahui masuk dalam daftar nominasi 7th Most Efficient Storage Terminal.

Depo Pertamina Plumpang dinilai sebagai terminal BBM terpenting di Indonesia.

17 Orang Tewas dan Kemungkinan Bisa Bertambah, Akibat Depo Pertamina Plumpang Terbakar

Sejarah depo Pertamina Plumpang itu tercatat dalam Global Tank Storage Award 2018.

Selain TBBM Plumpang atau Depo Pertamina Plumpang, terminal lain yang masuk dalam Global Tank Storage Award ini di antaranya adalah Saudi Aramco Terminals, Vesta Terminal Antwerp (Belgium), dan IL&FS Prime Terminals (UAE).

Global Tank Storage Awards adalah ajang prestisius di industri Unit Penyimpanan (Storage and Terminal), terutama terkait keandalan unit penyimpanan, inovasi peralatan, serta parameter lain.

Mengutip rilis Pertamina tentang TBBM Plumpang 2018 silam , dalam publikasi Global Tank Storage, TBBM Plumpang dinilai sebagai terminal BBM terpenting di Indonesia, karena Plumpang menyuplai sekitar 20 persen kebutuhan BBM harian di Indonesia, atau ke sekitar 25 persen dari total kebutuhan SPBU Pertamina.

Thruput BBM rata-rata sebesar 16.504 kiloliter per hari dan wilayah distribusi utamanya meliputi Jabodetabek.

Saat itu Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengungkapkan, masuknya Pertamina dalam nominasi bergengsi ini menambah keyakinan bahwa Terminal BBM Pertamina mampu bersaing di kancah dunia dan tidak perlu diragukan lagi.

“Ini menjadi cambuk bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja. Contohnya, tahun 2018 Terminal BBM Plumpang mulai mengoperasikan Vapour Recovery System yang dikoneksikan ke jalur pengisian mobil tangki dan tangki timbun. Berdasarkan pengujian untuk sementara, capaian vapour gasoline yang dapat di-recovery menjadi cairan Premium adalah sebanyak 0,10 persen,” ujar Adiatma.

Dengan tambahan implementasi baru ini, pengoperasian Terminal BBM Plumpang lebih safety dan lebih ramah lingkungan.

“Karena gas buang yang biasanya dilepas ke udara dapat diserap kembali dan menjadi BBM yang tentunya meningkatkan efisiensi operasi Terminal BBM Plumpang," ungkapnya.

Beroperasi mulai tahun 1974, Terminal BBM Plumpang memiliki kapasitas tangki timbun sebesar 291.889 Kiloliter.

PT. Pertamina EP Zona 4 Sumatera Selatan Cepat Tanggap Menangani Kebocoran Pipa

Terminal BBM Plumpang menyalurkan produk dengan varian yang sangat lengkap yaitu Premium, Bio Solar, Dex, Dexlite, Pertamax, Pertalite dan Pertamax Turbo, melalui Terminal Automation System (TAS) berkelas dunia yang biasa disebut New Gantry System ke kompartemen 249 unit mobil tangki.

Keunggulan tersebut ditambah dengan implementasi Pertamina Operation & Service Excellent (POSE),  yang dilakukan secara konsisten serta program continuous improvement menjadikan operasi Terminal BBM Plumpang terbilang cukup efisien.

Seperti diketahui, Depo Pertamina Plumpang mengalami kebakaran hebat pada Jumat 3 Maret 2023 malam.

Dalam insiden itu setidaknya belasan penduduk tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara telah berdiri sejak 1974. Kebakaran yang terjadi pun yang pertama kalinya.

Pada 2009, Depo Pertamina Plumpang yang berdiri di atas lahan seluas 48,35 hektare pernah mengalami kebakaran besar.

Saat itu, kobaran api sempat sulit untuk dipadamkan sepanjang malam.

Kepala Badan Reserse Mabes Polri saat itu, Jenderal Susno Duaji, menyebut kebakaran besar itu terjadi karena faktor kelalaian manusia.

Tags

Terkini