news

Puluhan Sastrawan Internasional Meriahkan IMLF

Senin, 27 Februari 2023 | 10:57 WIB
Satu Pena Sumbar menggelar International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) selama lima hari.

PADANG, NAWACITAPOST.COM - Satu Pena Sumbar menggelar International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) selama lima hari dimulai 22 -27 Februari 2023. Festival literasi berkelas internasional ini mulanya dibuka di Kota Padang tanggal 22 Februari, dilanjutkan safari ke Kota Padang Panjang dan Bukittingi.

Seusai di dua kota tersebut, puncak gelaran dipusatkan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Dalam Negeri Regional di Baso, Agam.

BACA JUGA : Wamentan Serahkan Bantuan di Padang Pariaman

Ratusan karya sastrawan, budayawan, dan seniman berupa puisi, lukisan, musik, tari, teater dan beragam pertunjukan seni budaya lainnya dipamerkan disini. Tak hanya dari Sumatera Barat dan provinsi tetangga, tapi juga karya-karya dari mancanegara seperti Malaysia, Brunei, India, Bangladesh, Argentina, Australia, hingga Russia ikut andil dalam festival.

IMLF juga diisi berbagai seminar literasi, diskusi panel, workshop bersama akademisi, fiolog, arsiparis, sejarawan, penulis, professional, dan pegiat literasi lainnya. Selain itu, ada pula kelas khusus literasi usia dini, bazaar buku murah, dan pameran UMKM lokal.

Hari keempat IMLF, Sabtu (25/2/2023), dihadiri Wakil Wagub Audy Joinaldy memberikan apresiasi, menurutnya literasi tidak lagi hanya sekedar baca tulis, tapi sudah termanifestasi dalam beragam bentuk yang lebih luas.

"Ini yang kita butuhkan untuk menyongsong Indonesia emas 2045, peningkatan literasi yang baik itu literasi menulis, membaca, literasi digital dan sebagainya. Semangat kawan-kawan Satupena, kami optimis bisa meningkatkan tingkat literasi," Kata Audy Joinaldy.

BACA JUGA : Kemensos Berikan Bantuan Korban Kekerasan Seksual dan Tetap Kawal Kasus Hukum Terhadap Pelaku

Ketua Panitia Sastri Yunizarti Bakri menjelaskan IMLF didukung oleh Sumbar Talenta dan banyak pihak lainnya. Festival ini kata dia bertujuan untuk meningkatkan budaya literasi yang semakin kompleks di era 4.0.

“Target kita yaitu untuk menumbuhkembangkan kecakapan literasi dalam interaksi global menuju tatanan dunia baru yang telah menembus batas negara," sebutnya.

Meski berorientasi global, Sastri mengatakan IMLF juga membahas tentang literasi budaya Minangkabau, dalam perspektif sejarah, sekarang dan akan datang.
(eR)

Terkini