Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Peringatan Hari Pers Nasional atau HPN tahun 2023 jatuh pada hari ini, Kamis, (9/2/2023). Peringatan Hari Pers Nasional yang dirayakan tiap tahun ini sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia (HUT PWI).
Pada perayaan Hari Pers Nasional tahun ini mengusung tema besar ‘Pers Bebas Demokrasi Bermartabat' Tak hanya insan pers, acara puncak HPN juga dihadiri sejumlah lembaga seperti Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Pers.
Apa itu Hari Pers Nasional?
Hari Pers Nasional merupakan hari nasional yang diperingati setiap tahunnya pada 9 Februari. Peringatan Hari Pers Nasional digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun PWI. Adapun penetapan Hari Pers Nasional secara legalitas diatur dalam Keputusan Presiden (Keppres) RI No. 5 tahun 1985 yang ditandatangani oleh Presiden Soeharto pada tanggal 23 Januari 1985.
Hari Pers Nasional dicetus akibat peran wartawan. Peran wartawan sebagai aktivitas pemberitaan membuat masyarakat membangkitkan kesadarannya. Sejarah Hari Pers Nasional juga tak lepas kaitannya dengan Organisasi PWI yang terbentuk pada 9 Februari 1946.
Hari Pers Nasional dicetus akibat peran wartawan. Peran wartawan sebagai aktivitas pemberitaan membuat masyarakat membangkitkan kesadarannya. Sejarah Hari Pers Nasional juga tak lepas kaitannya dengan Organisasi PWI yang terbentuk pada 9 Februari 1946.
Sewaktu diadakannya Kongres PWI ke 28 di Padang tahun 1978, Hari Pers Nasional menjadi salah satu topik yang keluar dari kongres tersebut. Isu atas Hari Pers Nasional tercipta dari pemikiran tokoh-tokoh pers dalam memperingati kehadiran dan peran pers nasional.
Raden Mas Djokomono Tirto Adhi Soerjo, lahir di Blora, 1880, merupakan tokoh perintis Pers Nasional. Raden Mas Djokomono Tirto Adhi Soerjo wafat pada 1918. Beliau kemudian dikenal sebagai Bapak Pers Nasional sebab kerja-kerja jurnalistiknya.
Perayaan Hari Pers Nasional hingga kini masih diperingati setiap 9 Februari. Dewan Pers setiap tahunnya melakukan kerja dalam penentuan tempat penyelenggaraan perayaan ini secara bergantian di ibukota provinsi se-Indonesia.
Sejarah Hari Pers Nasional
Banyak yang tidak mengetahui, Melansir dari Kompas.com, sejarah Hari Pers Nasional berangkat dari sejarah pers nasional yang tercipta sesaat menuju kemerdekaan. Hasil lansiran resmi via situs PWI, wartawan kala itu mengemban dua peran sekaligus ketika mewujudkan kemerdekaan Indonesia.
Pertama, wartawan berposisi sebagai aktivis pers yang memiliki tugas pemberitaan dan penerangan dalam membangkitkan kesadaran nasional atas situasi yang sedang terjadi. Dan kedua, posisi wartawan sebagai aktivis politik dalam membangun perlawanan rakyat terhadap penjajahan.
Alhasil para 17 Agustus 1945 membuat Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dikumandangkan. Kendati demikian, peran ganda wartawan Indonesia tetap berlanjut.
Hari Pers Nasional kali pertama dicetuskan pada Kongres PWI ke 28 di Padang tahun 1978. Kongres itu dihadiri banyak tokoh-tokoh pers. Dari pemikiran mereka, isu tentang Hari Pers Nasional tercetus.