Mojokerto, NAWACITAPOST.COM - Banyak program yang diluncurkan Polri untuk dapat mendengar dan menampung pengaduan aspirasi masyarakat, salah satunya melalui Program 'Jum'at Curhat' yang digagas oleh Mabes Polri. Berbagai macam persoalan hukum yang dihadapi masyarakat disampaikan dalam program tersebut.
Kali ini Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr Toni Harmanto, MH bersama Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, didampingi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, mendengar aspirasi masyarakat yang dilaksanakan di Rumah Rakyat, Mojokerto Kota, Jawa Timur.
Sebelum mendengar curhatan dari warga Bumi Majapahit, Kapolda Jatim, Wakapolda dan Walikota serta Bupati Mojokerto, memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan meninjau gerai kesehatan gratis yang disediakan oleh Biddokkes Polda Jatim.
-
Lebih jauh disampaikan, ini sekaligus juga berkomunikasi dan berinteraksi dengan masyarakat apa yang menjadi keluhan curhatan mereka terhadap pelayanan kita termasuk pelayanan di pemerintah daerah bisa langsung dijawab.
"Kita berharap, komunikasi ini terus terselenggara. Karena setiap Jumat kita diperintahkan. Kapolda, Kapolres, Kapolsek bahkan, untuk turun bersama sama diwaktu hari jumat untuk komunikasi menampung seluruh aspirasi masyarakat," lanjut dia.
-
Sementara terkait dengan rel Kereta Api (KA) yang tidak berpalang pintu, Irjen Toni, menjelaskan, soal palang pintu itu sudah kita sikapi, rapat pertama sudah, berikutnya tinggal tindak lanjut.
"Untuk itu dan merumuskan lagi Action plan nya untuk rencana meminimalisir korban korban yang berjatuhan di ruang publik karena tidak berpalang pintu," tutup dia.
-
"Nantinya di Mojokerto yang belum berpalang akan segera dibangunkan palang pintu," jelas Wali Kota Mojokerto.
Di akhir kegiatan, Kapolda, Wakapolda Jatim beserta Forkopimda Mojokerto, membagikan sembako kepada masyarakat. (*)